Menu

Mode Gelap
Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin” Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

News

DPRD Kota Bekasi Soroti Data Penerima BLTS Kesra yang Meninggal Dunia

badge-check


					DPRD Kota Bekasi Soroti Data Penerima BLTS Kesra yang Meninggal Dunia Perbesar

MatrasNews, Bekasi – Komisi IV DPRD Kota Bekasi menyoroti temuan data calon penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) tahun 2025 yang tidak akurat.

Terdapat ratusan data warga yang telah meninggal dunia masih terdaftar sebagai calon penerima bantuan, data yang digunakan diduga berasal dari tahun 2017.

Wildan Fathurrahman, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, menegaskan bahwa temuan ini menunjukkan kelemahan serius dalam proses validasi dan pemutakhiran data oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi.

“Ini jelas tidak tepat sasaran. Data bansos harus akurat, mutakhir, dan berbasis verifikasi lapangan. Ini adalah kesalahan administrasi yang harus dievaluasi,” ujar Wildan pada, Senin 27 Oktober 2025.

Wildan menduga kuat adanya indikasi kelalaian dalam prosedur operasional standar (SOP) pemutakhiran data. Menurutnya, masalah data usang seperti ini adalah “lagu lama” yang tidak boleh terulang.

Baca Juga: Waduh, Ratusan Warga Meninggal di Kota Bekasi Masuk Daftar BLTS Kesra

Ia menekankan, meskipun data akhir berada di kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos), Dinsos Kota Bekasi tidak boleh lepas tangan. Dinsos harus aktif menjembatani mekanisme ‘usul sanggah’ dari masyarakat dan memaksimalkan peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) serta Penyedia Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk verifikasi di lapangan.

“Jangan lempar batu sembunyi tangan. Dinsos harus menjadi kepanjangan tangan yang efektif di Kota Bekasi,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia mendesak Dinsos untuk segera melakukan evaluasi total dan verifikasi ulang seluruh data untuk memastikan ketepatan sasaran pada 2025, pungkas Wildan.

Sebagai tindak lanjut, Komisi IV DPRD Kota Bekasi berencana memanggil Dinsos untuk memberikan klarifikasi dan keterangan resmi mengenai temuan data yang tidak mutakhir ini.

Cek Berita yang lain di Google News

Baca Lainnya

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

8 Maret 2026 - 03:35 WIB

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an

7 Maret 2026 - 03:11 WIB

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur'an

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura

7 Maret 2026 - 02:57 WIB

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura
Trending di News