MATRASNEWS, JAKARTA – Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, dalam pertemuan tertutup dengan media massa nasional di Emirati House, Jakarta, Rabu (8/4/2026), mengungkap data mengejutkan bahwa hanya 15% dari total rudal dan drone Iran yang menargetkan Israel. Sisanya, sekitar 85%, diluncurkan ke negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Yordania.
Pertemuan yang digelar kedutaan bertujuan menyampaikan fakta terkini mengenai agresi sepihak Iran yang dinilai membahayakan stabilitas kawasan.
“Ini bukan konflik agama. Upaya membingkai konflik sebagai perang agama sangat menyesatkan. Ini persoalan keamanan, kedaulatan, dan hukum internasional,” tegas Dubes UEA.
Menurut data yang dipaparkan, per 7 April 2026, sistem pertahanan UEA berhasil mencegat 520 rudal balistik, 26 rudal jelajah, dan 2.221 drone. Namun, puing-puing yang jatuh di area sipil mengakibatkan 13 warga sipil tewas, 217 luka-luka, serta kerusakan infrastruktur vital seperti bandara dan fasilitas energi.











