Menu

Mode Gelap
ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998 Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional U.S. Embassy Jakarta Celebrates Maternal Health Achievements in Banten Province

News

Ini Sektor Paling Tinggi Tingkat Kepuasan Warga Bekasi 100 Hari Kerja Tri Adhianto-Harris Bobihoe

badge-check


					Foto: Tingkat kepuasan warga Kota Bekasi terhadap 100 hari kerja Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe Perbesar

Foto: Tingkat kepuasan warga Kota Bekasi terhadap 100 hari kerja Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe

Matras News, Bekasi – Lembaga Survei Visi Nusantara (LS-Vinus) mengungkapkan tingkat kepuasan warga Kota Bekasi terhadap 100 hari kerja Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe. Hasil survei menunjukkan 72,02% responden puas dengan capaian program yang telah dijalankan.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 800 responden yang mewakili berbagai kalangan di Kota Bekasi.

Mayoritas warga memberikan apresiasi tinggi di sektor pendidikan (76,50%), layanan sosial (75,50%), dan pelayanan publik (74,75%).

Sementara itu, aspek keamanan dan infrastruktur juga mendapat nilai positif, masing-masing sebesar 74,38% dan 73,38%.

Meski mayoritas sektor mendapat respons baik, beberapa bidang masih perlu peningkatan. Layanan kesehatan, misalnya, meraih 71,75% kepuasan, sementara transportasi dan kebudayaan berada di kisaran 70%.

Di sisi lain, upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum mendapat apresiasi dengan skor 72,75% dan 72%.

Survei ini juga mengukur harapan warga terhadap masa depan Kota Bekasi. Sebanyak 15,75% menyatakan sangat yakin, sementara 33,12% cukup optimis dengan arah pembangunan ke depan.

Namun, 30,64% responden masih ragu atau memilih tidak menjawab, menandakan perlunya komunikasi publik yang lebih intensif.

Kedua pemimpin kota ini berjanji akan mempercepat pembangunan infrastruktur, memperbaiki layanan kesehatan, dan mendorong pertumbuhan UMKM. Mereka juga menekankan pentingnya transparansi anggaran untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Dengan respons positif di 100 hari pertama, tantangan selanjutnya adalah mempertahankan konsistensi dan menjawab harapan warga yang masih ragu. Jika berhasil, angka kepuasan diprediksi akan terus naik dalam evaluasi mendatang.

Baca Lainnya

ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998

14 Mei 2026 - 01:37 WIB

Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri

14 Mei 2026 - 01:18 WIB

Kereta Petani & Pedagang Layani 17.867 Pelanggan Sepanjang 2026

13 Mei 2026 - 00:09 WIB

PT Pertamina Buka Suara Soal Perbandingan Harga Pertalite dan Pertamax yang Ramai di Medsos

13 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

13 Mei 2026 - 00:03 WIB

Trending di News