Menu

Breaking News

Bisnis

KAI Kelola 2.997,99 Ton Limbah, Perkuat Ekonomi Sirkular

KAI Kelola 2.997,99 Ton Limbah, Perkuat Ekonomi Sirkular Perbesar


KAI memilah limbah berdasarkan karakteristik dan risiko. Limbah logam seperti potongan besi dan sisa pembubutan diserahkan kepada pihak ketiga untuk diproses kembali, sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dikelola mitra berizin. Pengelolaan dijalankan di balai yasa, dipo, stasiun, kantor, dan gudang persediaan dengan pelaporan rutin kepada Dinas Lingkungan Hidup.

Pendekatan siklus hidup juga diterapkan pada sarana perkeretaapian berusia 20–40 tahun yang dialihkan statusnya menjadi Aktiva Tetap Diberhentikan dari Operasi (ATDO). Proses penghapusbukuan dan penjualan aset dilakukan melalui tender kepada badan usaha setelah mendapat persetujuan Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan . Badan usaha seperti PT Barata Indonesia, PT Pindad, dan PT Krakatau Steel memanfaatkan material besi, baja, dan logam dari sarana ATDO untuk diolah menjadi produk baru.

“Material besi, baja, dan logam memiliki masa manfaat yang dapat diperpanjang melalui pengolahan kembali. Langkah ini membantu menjaga nilai ekonomi aset, mengurangi kebutuhan terhadap material primer, serta mendukung rantai pasok industri nasional,” kata Anne. KAI akan terus memperkuat pencatatan volume limbah, pemilahan material, evaluasi mitra pengelola, serta kepatuhan penjualan ATDO untuk mendukung manfaat lingkungan, ekonomi, dan industri secara berkelanjutan. 

Ikuti berita terkini di Google News

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jakarta Raih APEX Green City Champion Award

8 Agu 2026 - 00:45 WIB

Jakarta Raih APEX Green City Champion Award

Tarif TransBandara Blok M–Bandara Soetta Ditetapkan Rp15.000

6 Agu 2026 - 00:07 WIB

Tarif TransBandara Blok M–Bandara Soetta Ditetapkan Rp15.000

Produk Camilan Indonesia Tembus Pasar Arab Saudi

6 Agu 2026 - 00:06 WIB

Produk Camilan Indonesia Tembus Pasar Arab Saudi

MRI: Kesiapan Aksesibilitas Perbankan Baru 57%

5 Agu 2026 - 01:35 WIB

MRI: Kesiapan Aksesibilitas Perbankan Baru 57%

Jakarta Luncurkan Pembayaran Nirsentuh MRT

1 Agu 2026 - 10:30 WIB

Jakarta Luncurkan Pembayaran Nirsentuh MRT
Trending di Bisnis