Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars Dicoding dan Kemenko PMK Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Masyarakat Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang 5 Fakta Penting Akses Air Bersih di Sumba Barat Daya NTT KAI Siapkan Kereta Mewah Bertema Heritage, Target Uji Coba Juni 2026

News

KAI Siapkan Kereta Mewah Bertema Heritage, Target Uji Coba Juni 2026

badge-check


					KAI Siapkan Kereta Mewah Bertema Heritage, Target Uji Coba Juni 2026 Perbesar

MATRASNEWS, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berinovasi dalam meningkatkan layanan jasa transportasi berbasis rel. KAI tengah menyiapkan rangkaian kereta dengan konsep experience, luxury, dan heritage yang saat ini dalam tahap pengerjaan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.

Progres pengerjaan tahap pertama hingga pertengahan Februari 2026 telah mencapai sekitar 38 persen. Rangkaian kereta konsep baru ini ditargetkan memasuki tahap uji coba pada Juni 2026 sebelum diluncurkan secara komersial.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, pada Rabu (18/2/2026) meninjau langsung progres pengembangan sarana tersebut. Kunjungan kerja itu turut didampingi oleh Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Peninjauan ini menegaskan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan perjalanan berbasis rel yang terintegrasi dengan penguatan sektor pariwisata nasional.

“Ini menjadi momentum strategis untuk menghadirkan layanan perjalanan berbasis rel yang memadukan panorama alam dan kekayaan budaya Pulau Jawa,” ujar Bobby dalam keterangannya, Kamis (19/2).

Pengembangan konsep ini mempertimbangkan pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Jawa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total perjalanan wisata domestik di Pulau Jawa pada 2025 mencapai 777,76 juta perjalanan, tumbuh sekitar 10,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui bandara di Pulau Jawa juga tumbuh 8 persen menjadi 3,19 juta orang pada 2025.

Sejalan dengan tren tersebut, jumlah wisman yang menggunakan layanan kereta api jarak jauh juga melonjak signifikan. Pada 2025 tercatat 694.123 wisman menjadi pengguna KAI, atau tumbuh sekitar 131 persen jika dibandingkan dengan catatan tahun 2022.

Rangkaian kereta baru ini terdiri atas 12 kereta, meliputi kereta sleeper dengan ruang privat, kereta makan berkonsep fine dining, kereta lounge dengan fasilitas hiburan, serta kereta pendukung operasional. Seluruh rangkaian merupakan hasil revitalisasi sarana era 1980 hingga 1990-an yang dikembangkan ulang dengan standar kenyamanan modern.

“Kami merancang ulang kereta heritage dengan sentuhan modern agar tetap mempertahankan nilai sejarahnya dan menghadirkan standar layanan yang semakin meningkat,” lanjut Bobby.

Ke depan, operasional kereta ini akan difokuskan pada perjalanan tematik dengan rute pilihan yang menawarkan panorama terbaik serta terintegrasi dengan destinasi wisata unggulan. Melalui inovasi ini, KAI optimistis dapat memperluas peran kereta api sebagai bagian penting dari industri pariwisata nasional.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

 

Baca Lainnya

Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

21 Februari 2026 - 01:01 WIB

Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars

21 Februari 2026 - 00:55 WIB

Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars

5 Fakta Penting Akses Air Bersih di Sumba Barat Daya NTT

20 Februari 2026 - 00:47 WIB

5 Fakta Penting Akses Air Bersih di Sumba Barat Daya NTT

BPS Ground Check Ulang Penerima PBI JKN yang Nonaktif, Targetkan 11 Juta Jiwa

20 Februari 2026 - 00:32 WIB

BPS Ground Check Ulang Penerima PBI JKN yang Nonaktif, Targetkan 11 Juta Jiwa

Darurat Sampah Plastik: Ekonomi Pesisir di Ujung Tanduk, Bank Sampah Garda Terdepan

19 Februari 2026 - 01:59 WIB

Darurat Sampah Plastik Ekonomi Pesisir di Ujung Tanduk, Bank Sampah Garda Terdepan
Trending di News
error: Matras News