Menu

Mode Gelap
Kepemimpinan Berlandaskan Nilai, Bima Arya Tekankan Pentingnya Mencicil Harapan Libur Sekolah Bersama Properti Bintang Lima Eminence Global Sahid Arkopilago Hadir, Ragam Minuman Temani Santai BMHS Bangun Jembatan Penghubung RS Bunda Jakarta Rangkaian Kegiatan HPN Bekasi Raya 2026 Pullman Jakarta Central Park Kokohkan Status Hotel MICE Premium

News

Kamil Syaikhu, Siap Wujudkan Bekasi Kota Sehat, Cerdas dan Sejahtera

badge-check


					Kamil Syaikhu, Siap Wujudkan Bekasi Kota Sehat, Cerdas dan Sejahtera Perbesar

Matras News, Bekasi – Muhammad Kamil Syaikhu Bacaleg DPRD Kota Bekasi Dapil 2 Bekasi Utara dan Medan Satria, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan,” memang permasalahan anak muda itu adalah keterbatasan lapangan pekerjaan, mungkin juga bukan hanya keterbatasan ruang pekerjaan.

Keterbatasan penempatan kerja di perusahaan yang saat ini di Kota Bekasi sudah tutup, bisa jadi sudah terisi oleh tenaga kerja asing. Padahal masyarakat kita banyak yang belum memiliki pekerjaan.

Terkait dengan UU Omnibus Law Cipta Kerja, memang PKS sangat menolak dengan banyak negatifnya, dengan hadirnya undang-undang tersebut akhirnya tenaga kerja kita tidak dilindungilah oleh negara,” katanya, saat menghadiri silaturahmi dengan Ibu PKK RT 003 RW 022 Kelurahan Harapan Jaya, Kota Bekasi pada Sabtu (12/8/2023).

“Jadi, jika ada anak-anak yang baru lulus SMA, SMK atau S1 belum menguasai dunia pekerjaan bisa ikut Balai Latihan Kerja (BLK) secara gratis. Dengan ikut pelatihan mungkin bisa langsung di arahkan ke Perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Hal tersebut menjadi Pekerjaan Rumah (PR) besar buat Wali Kota berikutnya untuk memfasilitasi dan menyediakan lapangan pekerjaan di wilayah Kota Bekasi, jangan sampai kita tinggal di Kota Bekasi, kerjanya di Cikampek, Karawang, ‘kan jauh.

Makanya harus ada resolusi dari pemerintah Kota Bekasi, terkait tenaga kerja, dan meningkatkan ekonomi warga masyarakat. Kita Juga akan menciptakan lapangan kerja baru seperti industri-industri kreatif, menciptakan produk-produk unggulan melalui UMKM,” ucap Kamil.

Terkait dengan fasilitas kesehatan, PKS terus mengkaji baik dan buruknya terutama untuk warga masyarakat dan tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan juga berhadapan dengan resiko nyawa manusia juga menjadi perhatian kita agar perbaikan kesejateraan bagi tenaga kerja Kesehatan.

“Sekarang dokter lebih memilih kerja di Rumah Sakit swasta karena lebih dihargai, dan juga warga masyarkat kalau ke Rumah Sakit mending ke swasta lebih dilayani dengan baik,” ujar Kamil.

Kamil Syaikhu menambahkan,” Pendidikan dengan sistem zonasi menjadi catatan penting bagi saya karena, kalau anak didiknya saja masuk dengan menyogok, pastinya tidak akan benar untuk masa depannya dan kurang berkah.

Baca Juga : Gaffar Rizani Siap Wujudkan Depok Kota Cerdas dan Sejahtera

“Bisa jadi anak-anak kita malah menjadi negative dikemudian hari, Saya berharap aturannya kita perbaiki lagi biar semuanya sama-sama enak jangan ada yang terzolimi, ’kan sekarang yang jauh itu terzolimi karena sistem zonasi.” Kata Kamil. (her)

Baca Lainnya

Respons Cepat Laporan Warga, Camat Jatiasih Pimpin Aksi ‘Jumat Tali Kasih

12 Juni 2026 - 12:42 WIB

Kebakaran Landa Rumah di Aren Jaya, Diduga Akibat Korsleting Listrik

12 Juni 2026 - 12:24 WIB

Dengar Keluhan Warga, Yenny Dorong Normalisasi Kali Beringin

12 Juni 2026 - 00:35 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Pasar Kranji Baru

12 Juni 2026 - 00:34 WIB

Rizki Topananda Kembali Ditunjuk Pimpin DPC PKB Kota Bekasi

11 Juni 2026 - 18:29 WIB

Rizki Topananda Kembali Ditunjuk Pimpin DPC PKB Kota Bekasi
Trending di News