Menu

Mode Gelap
Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin” Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

Gaya Hidup Sehat

Kemendukbangga Komitmen Menekan Angka Stunting Secara Nasional

badge-check


					Kemendukbangga Komitmen Menekan Angka Stunting Secara Nasional Perbesar

MatrasNews, Bekasi – Pemerintah pusat, melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), menggencarkan komitmennya untuk menekan angka stunting secara nasional.

Langkah strategis yang diambil adalah dengan memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, menyatakan bahwa program MBG kini akan menyasar kelompok B3, yakni Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non PAUD. Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Target kita zero stunting. Sesuai perintah Bapak Presiden, sekarang kelompok B3 juga mendapatkan MBG. Kita akan libatkan kader posyandu, kader KB, dan PKK untuk mensosialisasikan kebijakan baru ini,” tegas Wihaji dalam acara sosialisasi di Kota Bekasi, Selasa (22/10/2025).

Bantuan MBG akan diberikan kepada kelompok sasaran yang telah memiliki Surat Penetapan Penerima Gizi (SPPG). Bagi yang belum tercatat, pemerintah akan melakukan pendataan dan pendistribusian secara bertahap.

“Siapapun dan dimanapun mereka berada, berhak mendapatkan makan bergizi gratis. Ini adalah generasi masa depan kita,” jelas Wihaji.

Lebih lanjut, Wihaji memaparkan bahwa salah satu penyebab utama stunting adalah asupan gizi yang tidak optimal. Faktor pendukung lain seperti akses air bersih, sanitasi yang buruk, dan praktik pernikahan dini juga turut menyumbang tingginya angka stunting di Indonesia.

“Minimal satu penyebab ini kita selesaikan dulu, yaitu asupan gizi. Program MBG adalah perintah Presiden untuk mendata, mendistribusikan, mengevaluasi, dan mengedukasi masyarakat,” paparnya.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor

9 Maret 2026 - 01:16 WIB

Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi "Bensin" Tumor

Krisis Dokter Anestesi di Papua, Uncen Buka Program Spesialis Pertama

5 Maret 2026 - 01:45 WIB

Serah Terima Jabatan, Dwi Sudarwanto Plt Direktur RSUD Jatisampurna

2 Maret 2026 - 16:49 WIB

Satu dari Empat Dewasa Alami Obesitas, Ini Kata Dokter Luciana Primaya Hospital Kelapa Gading

2 Maret 2026 - 02:00 WIB

Satu dari Empat Dewasa Alami Obesitas, Ini Kata Dokter Luciana Primaya Hospital Kelapa Gading

Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

20 Februari 2026 - 01:00 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang
Trending di Gaya Hidup Sehat