Menu

Mode Gelap
BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar BYD dan VinFast Rekrut 616 Tenaga Kerja Asal Subang Zulkifli Hasan Sosialisasi Program Nasional di SMAN 5 Kota Bekasi Pemerintah Rekrut 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus BUMN Kontrak Jangan Boros untuk Pesta Nikah, Beli Rumah Lebih Prioritas Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Bawa Laptop dan Nostalgia

Gaya Hidup Sehat

Kemendukbangga Komitmen Menekan Angka Stunting Secara Nasional

badge-check


					Kemendukbangga Komitmen Menekan Angka Stunting Secara Nasional Perbesar

MatrasNews, Bekasi – Pemerintah pusat, melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), menggencarkan komitmennya untuk menekan angka stunting secara nasional.

Langkah strategis yang diambil adalah dengan memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, menyatakan bahwa program MBG kini akan menyasar kelompok B3, yakni Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non PAUD. Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Target kita zero stunting. Sesuai perintah Bapak Presiden, sekarang kelompok B3 juga mendapatkan MBG. Kita akan libatkan kader posyandu, kader KB, dan PKK untuk mensosialisasikan kebijakan baru ini,” tegas Wihaji dalam acara sosialisasi di Kota Bekasi, Selasa (22/10/2025).

Bantuan MBG akan diberikan kepada kelompok sasaran yang telah memiliki Surat Penetapan Penerima Gizi (SPPG). Bagi yang belum tercatat, pemerintah akan melakukan pendataan dan pendistribusian secara bertahap.

“Siapapun dan dimanapun mereka berada, berhak mendapatkan makan bergizi gratis. Ini adalah generasi masa depan kita,” jelas Wihaji.

Lebih lanjut, Wihaji memaparkan bahwa salah satu penyebab utama stunting adalah asupan gizi yang tidak optimal. Faktor pendukung lain seperti akses air bersih, sanitasi yang buruk, dan praktik pernikahan dini juga turut menyumbang tingginya angka stunting di Indonesia.

“Minimal satu penyebab ini kita selesaikan dulu, yaitu asupan gizi. Program MBG adalah perintah Presiden untuk mendata, mendistribusikan, mengevaluasi, dan mengedukasi masyarakat,” paparnya.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Kemenkes Luncurkan Program Titian, Percepat Lulusan Psikolog Klinis untuk Puskesmas

14 April 2026 - 00:04 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

15 Maret 2026 - 01:54 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Penurunan Fungsi Kognitif dan Demensia pada Lansia

15 Maret 2026 - 01:18 WIB

Dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Kognitif Kepada 101 Lansia di Bekasi

Usia ke-7 Tahun, RSUD Jatisampurna Komitmen Meningkatkan Layanan Kesehatan

15 Maret 2026 - 00:27 WIB

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisampurna

RSUD Jatisampurna Edukasi Lansia Cegah Keropos Tulang dan Nyeri Sendi

14 Maret 2026 - 19:22 WIB

Trending di Gaya Hidup Sehat