Menu

Mode Gelap
WaterBoom Lippo Cikarang Hadirkan Paket Splash and Snack Deal, Liburan Air Plus Cemilan Adira Finance Luncurkan HASANAH, Solusi Pembiayaan Syariah untuk Porsi Haji Plus di Adira Expo Solo Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum Primaya Hospital Bekasi Timur Ditunjuk sebagai Mitra Medis Resmi KONI Kota Bekasi untuk Porprov Jabar 2026

News

Kementan Pantau Implementasi Model Pertanian Terpadu di Dataran Tinggi untuk Wujudkan Kesejahteraan Petani


					Kementan Pantau Implementasi Model Pertanian Terpadu di Dataran Tinggi untuk Wujudkan Kesejahteraan Petani Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program “The Development of Integrated System in Upland Areas Project” atau Proyek UPLAND, secara konsisten memantau dan mengembangkan implementasi model pertanian terpadu dari hulu ke hilir di wilayah dataran tinggi. Pendekatan komprehensif yang memadukan kegiatan on-farm dan off-farm ini bertujuan meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan pada akhirnya kesejahteraan petani.

Model agribisnis terpadu ini dirancang untuk menciptakan sistem yang tangguh dan berkelanjutan. Kegiatan on-farm berfokus pada peningkatan kapasitas produksi melalui perbaikan infrastruktur (irigasi, jalan usaha tani), penyediaan sarana produksi unggul, modernisasi alat mesin pertanian (alsintan), serta pelatihan budidaya yang baik (Good Agriculture Practice). Sementara itu, kegiatan off-farm dikembangkan untuk memperkuat sisi hilir dengan diversifikasi usaha, pengolahan pasca panen, pembentukan unit usaha bersama, dan fasilitasi pemasaran hingga ekspor.

Dukungan program ini telah menunjukkan hasil nyata di dua sentra produksi andalan. Di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, khususnya Kecamatan Grabag, kopi kualitas premium dari ketinggian 500-1.100 mdpl berhasil menembus pasar ekspor untuk pertama kalinya. Sebanyak 17 ton kopi Robusta dan Arabika asal Grabag telah dikirim ke Dubai, Uni Emirat Arab.

Majalah Matras scaled

“Kabupaten Magelang sebelumnya lebih fokus pada pasar lokal. Melalui kerjasama dengan IFAD dan ISDB di Proyek UPLAND, kami melakukan percepatan pemasaran ekspor. Ini adalah ‘pecah telur’ yang kami harap dapat berkelanjutan dan memberikan harga yang layak bagi petani,” ujar Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, dalam keterangan yang dikutip Jumat (12/5).

Sementara itu, di Kabupaten Garut, Jawa Barat, program UPLAND selama lima tahun terakhir fokus pada pengembangan industri kentang. Dengan investasi mencapai Rp80 miliar, program ini membangun infrastruktur pendukung seperti jalan usaha tani, gudang, serta mendorong penerapan teknologi dan pembentukan korporasi petani untuk pemasaran.

“Garut memiliki potensi pengembangan kentang yang sangat besar dengan lahan existing seluas 800 hektar. Setelah lima tahun, pemerintah daerah siap melanjutkan kegiatan ini secara mandiri untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani dataran tinggi Garut,” jelas Hermanto, pejabat dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan.

Program UPLAND juga secara khusus memberdayakan kelompok rentan melalui penguatan kelembagaan kelompok tani, pemberdayaan perempuan tani via Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), serta pelibatan pemuda. Dengan pendekatan holistik dari hulu ke hilir ini, Kementan berkomitmen menciptakan sistem pertanian dataran tinggi yang produktif, bernilai tambah tinggi, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan petani.

Cek Berita lain di Google News

 

Baca Lainnya

Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul

24 Januari 2026 - 02:29 WIB

Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul

Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR

24 Januari 2026 - 02:25 WIB

Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR

Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum

24 Januari 2026 - 02:20 WIB

Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum

Perluas Akses dan Tekan Kesalahan, Bappenas Dorong Transformasi Digital Penyaluran Bansos

23 Januari 2026 - 03:23 WIB

Begini Cara Mendapatkan Bansos PKH

Tidak Tersentuh Pematusan, Ketua Fraksi PKB Minta Jadi Perhatian Serius Walkot dan Dinas Terkait

23 Januari 2026 - 03:13 WIB

Tidak Tersentuh Pematusan, Ketua Fraksi PKB Minta Jadi Perhatian Serius Walkot dan Dinas Terkait
Trending di News
error: Matras News