Menu

Mode Gelap
Pemkot Bekasi Lepas 1.458 Warga Mudik Gratis 2026 Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Kementerian Ekraf Perkuat Kebersamaan Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM Jelang Lebaran Samsung Memperkenalkan Teknologi Gaming 3D Tanpa Kacamata dan HDR10+ di GDC 2026 Himpunan Anak Media bersama Stakeholder Santuni Yatim Piatu Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

News

Kementerian Ekraf Dukung Buku Lokasi Syuting Potensial di Indonesia 

badge-check


					Kementerian Ekraf Dukung Buku Lokasi Syuting Potensial di Indonesia  Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki kolaborasi strategis dengan PT Havelaar Prakarsa Internasional untuk mendukung penerbitan dan pemanfaatan buku “Indonesia Scene on Screen”. Buku yang memuat 80 lokasi syuting potensial di Indonesia ini diharapkan mampu memperkuat promosi Indonesia sebagai destinasi produksi film dan televisi kelas dunia, sekaligus mendongkrak investasi di subsektor perfilman.

Kementerian Ekraf mendukung penuh penerbitan sekaligus bedah buku sekaligus ingin memanfaatkannya untuk kepentingan yang lebih luas lagi. Menteri Ekraf menilai buku ini sejalan dengan agenda penguatan subsektor perfilman.

“Ekosistem pendukung seperti buku ini akan memperkuat daya tarik Indonesia bagi rumah produksi internasional,” terang Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menerima audiensi PT Havelaar Prakarsa Internasional di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, pada Kamis, 20 November 2025, dilansir dari siaran pers Kemen Ekraf.

“Kolaborasi ini tidak berhenti pada penerbitan buku. Salah satu indikator kinerja utama kami adalah peningkatan investasi, dan subsektor film menjadi salah satu yang pertumbuhannya sedang kami dorong,” lanjutnya.

Buku Indonesia Scene on Screen memuat 80 lokasi, dengan 18 di antaranya pernah digunakan sebagai lokasi produksi film internasional. Buku ini menampilkan beragam foto berkualitas tinggi, informasi lokasi, referensi film, serta kisah menarik dari balik layar.

Buku ini juga telah diadopsi oleh TVRI yang memiliki 34 stasiun regional, sehingga dapat memperluas jangkauan promosi lokasi syuting sekaligus membuka peluang layanan pendampingan produksi bagi sineas asing maupun sineas muda Indonesia.

Sementara itu, Tenaga Ahli Bidang Isu Strategis, Gemintang K. Mallarangeng, menjelaskan penerbitan termasuk dalam subsektor yang memiliki potensi cukup besar dalam pasar ekspor, terutama di negara-negara dengan permintaan tinggi terhadap konten kreatif dan visual.

“Penerbitan termasuk dalam subsektor yang memiliki kontribusi ekspor yang cukup potensial, dengan pasar utama seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa, dan kawasan Timur Tengah yang kini semakin meningkat permintaannya. Wilayah seperti Dubai dan Qatar menjadi hub penting karena posisinya sebagai pusat perdagangan dan distribusi konten kreatif,” kata Gemintang.

Kementerian Ekraf melalui Direktorat Penerbitan dan Fotografi juga membuka peluang untuk memberikan masukan dan rekomendasi terkait penguatan distribusi buku secara nasional maupun internasional, termasuk penjajakan kerja sama dengan penerbit lokal dan global. Selain itu, Kemen Ekraf sedang menyiapkan usulan skema insentif penerjemahan yang diharapkan dapat mendukung penerbit Indonesia dalam menerjemahkan karya nasional ke bahasa asing.

Menurut Direktur PT Havelaar Prakarsa Internasional yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI, Pamungkas Trishadiatmoko, buku ini lahir dari semangat untuk menghubungkan potensi lokasi di daerah dengan peluang industri perfilman global.

“Kami punya kesamaan visi dalam membangun ekonomi kreatif dari daerah. Buku ini menampilkan potensi lokasi yang dapat menjadi lokasi syuting dan akan melibatkan seluruh ekosistem kreatifnya, mulai dari perusahaan film, produser, aktor, hingga fotografer,” jelas Pamungkas.

Dalam penjajakan ini, PT Havelaar Prakarsa turut memaparkan rencana penyelenggaraan bedah buku dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kementerian Ekraf menyatakan kesiapan mendukung melalui penyediaan akses lokasi dan fasilitasi sinergi dengan kementerian/lembaga terkait.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Pemkot Bekasi Lepas 1.458 Warga Mudik Gratis 2026

16 Maret 2026 - 02:47 WIB

Pemkot Bekasi Lepas 1.458 Warga Mudik Gratis 2026

Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Kementerian Ekraf Perkuat Kebersamaan

16 Maret 2026 - 02:29 WIB

Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM Jelang Lebaran

16 Maret 2026 - 02:24 WIB

Menpar: Destinasi Pariwisata Indonesia Tetap Aman di Tengah Dinamika Kawasan Timur Tengah

15 Maret 2026 - 00:04 WIB

Menko Yusril Sebut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Serangan terhadap Demokrasi

14 Maret 2026 - 03:05 WIB

Menko Yusril Sebut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Serangan terhadap Demokrasi
Trending di News