Menu

Mode Gelap
Kota Bekasi Raih Juara Fashion di Sunda Karsa Fest 2026 Citadines Antasari Jakarta Rayakan HUT Jakarta dengan Ondel-Ondel Ramah Lingkungan Hotel 88 Bekasi Gelar Donor Darah Bersama PMI Kang Alit Ajak UMKM Aren Jaya Urus NIB dan Sertifikat Halal Tokoh Senior Karang Taruna Nasional Apresiasi Kepemimpinan Darkam Gandhi S Luncurkan Single Dangdut “Ketuk Pintu”, Hadirkan Nuansa Ceria

Bisnis

Keputusan MSCI Jadi Sinyal Positif, Kini Fase Pembuktian bagi Pasar Modal Indonesia

badge-check


					Keputusan MSCI Jadi Sinyal Positif, Kini Fase Pembuktian bagi Pasar Modal Indonesia Perbesar


Status Emerging Market Dipertahankan, Reformasi Diakui

MATRASNEWS, JAKARTA – Keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertahankan status Indonesia sebagai negara Emerging Market disambut positif oleh pelaku pasar. Langkah ini tidak hanya meredam kekhawatiran penurunan klasifikasi dalam jangka pendek tetapi juga menunjukkan bahwa reformasi yang dilakukan regulator mulai mendapat pengakuan investor global.

Namun di balik sentimen positif tersebut, Indonesia dinilai memasuki fase lebih krusial, yakni membuktikan efektivitas reformasi yang telah dirancang.

Reformasi Diapresiasi, Konsistensi Implementasi Jadi Kunci

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai hasil Market Classification Review 2026 menunjukkan MSCI tidak meragukan komitmen Indonesia dalam membenahi infrastruktur pasar modal.

Sebaliknya, MSCI melihat adanya kemajuan nyata dari langkah-langkah reformasi yang dijalankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam memperkuat tata kelola, transparansi, dan kualitas pasar.

Fakhrul menyebutkan bahwa hasil review tahun ini bukan akhir dari proses reformasi, melainkan awal dari fase pembuktian. “Jika sebelumnya tantangan utama adalah merancang kebijakan reformasi, kini fokus bergeser pada efektivitas implementasi di lapangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).

Investor global, kata Fakhrul, kini ingin melihat hasil konkret berupa peningkatan transparansi dan pengawasan yang lebih efektif. Perhatian utama MSCI adalah kualitas infrastruktur pasar modal, bukan sekadar pertumbuhan ekonomi.

Tenggat November 2026 dan Respons Regulator

Baca Lainnya

Kota Bekasi Raih Juara Fashion di Sunda Karsa Fest 2026

27 Juni 2026 - 04:23 WIB

Kang Alit Ajak UMKM Aren Jaya Urus NIB dan Sertifikat Halal

27 Juni 2026 - 00:26 WIB

Ekspor Kelapa Parut Tembus Jerman, Tembus Pasar Eropa

25 Juni 2026 - 00:03 WIB

UMKM Ikut Meriahkan HUT Jakarta ke-499 di Setu Babakan

21 Juni 2026 - 18:46 WIB

Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara, Kinerja Moncer Berkat Transformasi

20 Juni 2026 - 01:25 WIB

Trending di Bisnis