Menu

Breaking News

News

Kurangi Polusi Udara di Jakarta, Pemerintah Akan Semprot Air dari Atas Gedung

badge-check

Kurangi Polusi Udara di Jakarta, Pemerintah Akan Semprot Air dari Atas Gedung Perbesar

Matras News, Jakarta – Pemerintah Indonesia berencana menguji metode baru untuk mengurangi polusi udara di Jakarta dengan menyemprotkan air berkabut dari gedung-gedung tinggi. Cara alternatif ini dipertimbangkan karena teknologi cloud seeding yang ada saat ini belum efektif akibat musim kemarau yang berkepanjangan di Jakarta. Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sigit Reliantoro menyatakan, teknologi penyemprotan air belum bisa menyelesaikan permasalahan pencemaran udara di seluruh wilayah Jabodetabek secara tuntas. Oleh karena itu, pemerintah akan memprioritaskan bidang-bidang tertentu untuk dilaksanakan

Operasi penyemaian awan yang dilakukan pemerintah pada 19-21 Agustus 2023 di Jabodetabek, hanya terjadi di Bogor, Tangsel, dan Depok, sedangkan Jakarta tidak mengalami curah hujan signifikan. Oleh karena itu, pemerintah sedang menjajaki metode alternatif untuk mengatasi polusi udara di Jakarta.

Penyemprotan air berkabut dari gedung-gedung tinggi menjadi salah satu alternatif yang dipertimbangkan. Meski demikian, para ahli Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meragukan efektivitas cara tersebut dalam mengurangi polusi udara di Jakarta.

Upaya pemerintah mengurangi polusi udara di Jakarta patut diacungi jempol. Namun, penting untuk memastikan bahwa metode alternatif yang dipertimbangkan efektif dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Pemerintah juga harus terus memantau kondisi cuaca dan operasi penyemaian awan untuk mengurangi polusi dengan menggunakan TMC di Jakarta.

Kesimpulannya, rencana pemerintah menguji coba penyemprotan air berkabut dari gedung-gedung tinggi untuk mengurangi polusi udara di Jakarta merupakan langkah mencari metode alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Namun, penting untuk memastikan bahwa metode tersebut efektif dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.(sl)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Kota Bekasi

6 Sep 2026 - 17:08 WIB

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Kota Bekasi

Efisiensi Anggaran Porprov Jadi Tantangan KDM Minta Daerah Kirim Atlet Berprestasi

5 Sep 2026 - 00:04 WIB

Efisiensi Anggaran Porprov Jadi Tantangan KDM Minta Daerah Kirim Atlet Berprestasi

Letjen Widi Minta Fakta, Bukan Analisis Intelijen

4 Sep 2026 - 12:55 WIB

Letjen Widi Minta Fakta, Bukan Analisis Intelijen

Geisz Chalifah: Posisi Anies di Peta Politik Masih Cair

4 Sep 2026 - 01:52 WIB

Geisz Chalifah: Posisi Anies di Peta Politik Masih Cair

Ketua DPRD Sardi Efendi Pimpin Sidak Pasar Baru

4 Sep 2026 - 01:37 WIB

Ketua DPRD Sardi Efendi Pimpin Sidak Pasar Baru
Trending di News