Menu

Mode Gelap
Matras News dan Pullman Jakarta Central Park Perkuat Sinergi Media Jakarta Gaungkan SDGs Lewat Museum, Target 2030 Makin Dekat Pertamina Patra Niaga Kerek Turun Harga Bright Gas, Insentif Konsumen di Tengah Dinamika Pasar Stasiun Pengisian Daya BRT Bandung Mulai Dibangun, Hibah dari Korsel Krisis Lahan TPU Jatisari Kian Kritis, Dinas Perkimtan Kota Bekasi Siapkan Strategi Darurat Kejari Kota Bekasi Tahan Kabid Pasar Tersangka Pungli MCK Bantargebang

PAREKRAF

Menparekraf Serahkan DAK Pariwisata ke Pemkab Jembrana Bali

badge-check

Menparekraf Serahkan DAK Pariwisata ke Pemkab Jembrana Bali Perbesar

Matras News – Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno menyerahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pariwisata untuk alokasi peningkatan amenitas dan daya tarik wisata di Kabupaten Jembrana, Bali.

Menparekraf Sandiaga saat menyerahkan DAK ke Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (23/2/2022) mengatakan dana tersebut menjadi komitmen pemerintah dalam menerapkan program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

“Ini bukti pemerintah menerapkan program untuk membangkitkan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat sehingga tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu pada masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” kata Menparekraf Sandiaga.

Kabupaten Jembrana mendapat DAK fisik dan non-fisik dengan total sekitar Rp5,5 miliar. DAK bidang pariwisata yang dialokasikan dari APBN ke Kabupaten Jembrana diarahkan untuk kepentingan peningkatan amenitas dan daya tarik wisata.

Untuk DAK fisik ini berupa toilet, tempat parkir, pembuatan lanskap, plaza kuliner, panggung kesenian, menara pandang, dan sirkuit all in one yang berstandar nasional dilengkapi dengan CHSE.

Sandiaga menjelaskan, DAK ini paling banyak digunakan sebesar 5 persen dari pagu alokasi per-daerah untuk mendanai kegiatan penunjang yang berhubungan langsung dengan pariwisata demi kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin pengembangan destinasi ini fokus kepada kualitas dan keberlanjutan lingkungan, dan dipastikan untuk menyejahterakan masyarakat dan menyerap lapangan kerja karena banyak sekali masyarakat terdampak akibat pandemi,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga berharap dengan disalurkannya DAK ke Kabupaten Jembrana, menjadi sinyal kebangkitan ekonomi dan menumbuhkan optimisme masyarakat untuk pulih dari pandemi.

“Harapannya dapat membangun optimisme menjaga momentum kebangkitan ekonomi untuk Kecamatan Negara dan Kabupaten Jembrana,” pungkasnya.

Sebelum menyerahkan DAK ke Pemda Jembrana, Menparekraf sempat menyaksikan atraksi khas setempat yaitu Mekepung yang merupakan atraksi karapan sapi di tepian pantai Pengambengan.

Mekepung artinya berkejar-kejaran, inspirasinya muncul dari kegiatan tahapan proses pengolahan tanah sawah yaitu tahap melumatkan tanah menjadi lumpur dengan memakai bajak Lampit Slau setelah menyaksikan Makepung. Menparekraf didampingi Bupati Jembrana juga meninjau lokasi sirkuit all in one dengan menggunakan mobil off road 4×4.

(her)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Say Monanggedeon: Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

14 Februari 2025 - 01:08 WIB

Say Monanggedeon Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

29 Juli 2024 - 20:50 WIB

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

22 Juli 2024 - 21:05 WIB

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

1 Juli 2024 - 21:28 WIB

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024

24 Juni 2024 - 21:40 WIB

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024
Trending di PAREKRAF