Menu

Mode Gelap
SMARTFREN Luncurkan Rangkaian Promo dan Program Digital Buka Puasa dengan Nuansa Tradisi di Horison Iswara Bekasi Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars Dicoding dan Kemenko PMK Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Masyarakat Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

News

Optimalisasi Peran Kecamatan, Kemendagri Gelar Pelatihan

badge-check


					Optimalisasi Peran Kecamatan, Kemendagri Gelar Pelatihan Perbesar

Matras News, Makasar – Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri menggelar pelatihan Aparatur Kecamatan sebagai upaya penguatan kapasitas aparatur kecamatan dan stakeholder dari unit kerja pendidikan dan kesehatan.

Langkah ini diambil agar berbagai program mampu menjalin sinergi dalam mensinkronkan perencanaan pembangunan daerah dengan desa.

Pelatihan yang berlangsung pada 5 – 8 Agustus 2024 ini diikuti oleh 831 peserta dari tiga provinsi: Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Timur.

Pelaksana Harian (Plh.) Dirjen Bina Adwil, Amran, menyatakan bahwa program ini difokuskan untuk memperkuat peran kecamatan agar mampu mendorong kualitas pembangunan di desa yang berdampak pada peningkatan kualitas belanja desa.

“Ditjen Bina Adwil akan mengoptimalkan fungsi kecamatan dalam membina pemerintah desa, khususnya agar belanja desa menjadi lebih berkualitas dan terjadi keseimbangan antara permintaan dan penyediaan (Demand and Supply) pelayanan dasar di desa,” kata Amran melalui keterangan resmi usai pembukaan pelatihan yang dilaksanakan secara hybrid di Karebosi Premier Hotel Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (6/8/2024).

Menurut Amran, kecamatan dijadikan sebagai Rumah Bersama bagi seluruh stakeholder dalam rangka merumuskan dan berkonsolidasi terhadap permasalahan yang terjadi di wilayah kecamatan.

“Untuk menggali permasalahan berbasis data yang kuat terhadap kebutuhan layanan dasar di desa, dilakukan sinkronisasi perencanaan antara desa dengan pemerintah daerah,” ujar Amran.

Amran juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi internal kecamatan dalam upaya peningkatan layanan dasar desa serta menyusun agenda terpadu untuk peningkatan capaian layanan dasar desa, baik berupa pembinaan maupun pengawasan ke desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

21 Februari 2026 - 01:01 WIB

Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars

21 Februari 2026 - 00:55 WIB

Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars

5 Fakta Penting Akses Air Bersih di Sumba Barat Daya NTT

20 Februari 2026 - 00:47 WIB

5 Fakta Penting Akses Air Bersih di Sumba Barat Daya NTT

KAI Siapkan Kereta Mewah Bertema Heritage, Target Uji Coba Juni 2026

20 Februari 2026 - 00:40 WIB

KAI Siapkan Kereta Mewah Bertema Heritage, Target Uji Coba Juni 2026

BPS Ground Check Ulang Penerima PBI JKN yang Nonaktif, Targetkan 11 Juta Jiwa

20 Februari 2026 - 00:32 WIB

BPS Ground Check Ulang Penerima PBI JKN yang Nonaktif, Targetkan 11 Juta Jiwa
Trending di News
error: Matras News