Menu

Mode Gelap
Swiss-Belhotel International Rebranding Swiss-Belhotel Karawang Jadi Hotel Kelas Atas Shankee Suites Sudirman Hadirkan Buffet Ramadan ala Nusantara dan Timur Tengah KCIC Hadirkan Promo Ramadan, Tarif Whoosh Flat Rp200 Ribu untuk Rombongan Rektor UI Tegaskan Masuk Kampus Tak Cukup Bermodal Kaya, Hanya 1 Persen yang Diterima Universitas Paramadina: Pasar Modal Indonesia Butuh Reformasi Tata Kelola Duka Mendalam BKSDA Aceh Terkait Musibah Warga Meninggal Akibat Interaksi Negatif Manusia dan Gajah di Bener Meriah

News

Pelita Air Jadi Sorotan Kemenpar

badge-check


					Pelita Air Jadi Sorotan Kemenpar Perbesar

Matras News, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyoroti ketepatan waktu penerbangan maskapai sebagai salah satu preferensi wisatawan dalam memilih maskapai untuk travelling. Salah satu maskapai yang menjadi sorotan adalah Pelita Air.

Pelita Air sepanjang tahun 2024 telah berhasil mempertahankan rekor On Time Performance (OTP) diatas 90X yaitu sebesar 93,49” dengan total penerbangan 4.679 selama triwulan III tahun 2024 dan data Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menunjukkan maskapai anak perusahaan Pertamina ini memiliki tingkat pembatalan penerbangan sebesar 0.00” pada triwulan III tahun 2024.

Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf menyoroti ketepatan waktu penerbangan Pelita Air yang menjadi dambaan bagi wisatawan.

Made menyebutkan ketepatan waktu jadwal penerbangan menjadi salah satu ukuran bagi kinerja sebuah maskapai penerbangan.

“Maskapai penerbangan (airlines) yang memiliki tingkat ketepatan waktu yang tinggi (kinerjanya baik) akan meningkatkan preferensi pemakai jasa angkutan udara (wisatawan) dalam menggunakan maskapai penerbangan tersebut untuk fraveling.” Sebutnya.

Selain ketepatan waktu penerbangan, Made menyoroti beberapa poin penting yang perlu diperhatikan maskapai kepada para wisatawan, “selain ketepatan waktu dan konsistensi jadwal penerbangan yang paling utama adalah tingkat keselamatan yang baik dan juga pelayanan prima kepada wisatawan, baik saat pre-on-post boarding.”

“Kami berharap sektor pariwisata dapat terus meningkat kedepannya,” sebut Made.

Menurut data BPS jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada September 2024 mencapai 1,28 juta atau meningkat dibandingkan September 2023 (y-o-y), sedangkan secara kumulatif Januari-September 2024 mencapai 10,37 juta kunjungan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu (y-o-y).

Sementara itu jumlah perjalanan (pergerakan) wisnus pada Januari-September 2024 mencapai 757,96 juta perjalanan atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pada Januari – September 2023 sebanyak 626,09 juta.

Berdasarkan data tahun 2023 dari Kementerian Pariwisata, data kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 11,68 juta dan perjalanan wisatawan nusantara sebanyak 839,67 juta perjalanan.

“Tahun 2024 ini, target kunjungan wisman 10,4114,3 juta dan 1,25-1,5 miliar diharapkan dapat tercapai.” Ujar Made.

Beberapa destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan menjelang akhir tahun adalah Bali, Puncak Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang Raya dan Banyuwangi.

Baca Lainnya

Universitas Paramadina: Pasar Modal Indonesia Butuh Reformasi Tata Kelola

23 Februari 2026 - 01:49 WIB

Universitas Paramadina Pasar Modal Indonesia Butuh Reformasi Tata Kelola

Duka Mendalam BKSDA Aceh Terkait Musibah Warga Meninggal Akibat Interaksi Negatif Manusia dan Gajah di Bener Meriah

23 Februari 2026 - 01:41 WIB

Duka Mendalam BKSDA Aceh Terkait Musibah Warga Meninggal Akibat Interaksi Negatif Manusia dan Gajah di Bener Meriah

Gegara Truk Besar Lewat Jalan Caringin Kota Bekasi Rusak Parah

23 Februari 2026 - 01:24 WIB

Gegara Truk Besar Lewat Jalan Caringin Kota Bekasi Rusak Parah

Ini Nama Peserta Juara Lomba Desain Logo HUT ke-29 Kota Bekasi

23 Februari 2026 - 01:14 WIB

Ini Nama Peserta Juara Lomba Desain Logo HUT ke 29 Kota Bekasi

Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

21 Februari 2026 - 01:01 WIB

Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026
Trending di News
error: Matras News