Menu

Breaking News

Info Akademia

Rektor UI Tegaskan Masuk Kampus Tak Cukup Bermodal Kaya, Hanya 1 Persen yang Diterima

badge-check

FOTO: Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah Perbesar

FOTO: Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah

MATRASNEWS, DEPOK – Memiliki kantong tebal sama sekali bukan jaminan untuk bisa menginjakkan kaki di Universitas Indonesia (UI). Rektor UI, Heri Hermansyah, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya lebih mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas dalam menjaring calon mahasiswa baru.

Pernyataan ini disampaikan Heri merespons rencana pembatasan jumlah mahasiswa S1 di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ia mengungkapkan, secara kapasitas, UI sebenarnya mampu menampung hingga 160 ribu mahasiswa. Namun, demi menjaga standar akademik dan rasio ideal dosen-mahasiswa, kampus dengan julukan “Kuning” itu saat ini hanya memiliki sekitar 52 ribu mahasiswa.

“Kalau kita nyari murid bisa sampai 160.000, tapi kan kita tidak di situ. Kita nyari quality. Makanya yang masuk UI, kalau hanya modal kaya nggak bisa masuk. Yang didahulukan adalah prestasinya,” ujar Heri di Kampus UI Depok.

Ketatnya seleksi di UI bukanlah isapan jempol belaka. Heri memaparkan, tingkat persaingan masuk UI sangat tinggi, dengan rasio penerimaan hanya sekitar 1 persen. Artinya, dari setiap 100 orang yang mendaftar, hanya satu orang yang berhasil diterima.

“Makanya untuk masuk UI rasionya sulit, 1% lah kira-kira yang success rate. Jadi kalau yang daftar 100, hanya 1 yang diterima,” tegasnya.

Meski seleksi berlangsung ketat dan berbasis prestasi, UI menegaskan diri sebagai kampus yang inklusif. Rektor Heri memastikan bahwa calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu tidak perlu takut untuk mendaftar. Kampus berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi talenta terbaik bangsa yang memiliki kendala finansial.

“Universitas itu membantu. Begitu dia berprestasi, dapat beasiswa. UI menjamin siapapun anak bangsa dari Sabang sampai Merauke yang memiliki kemampuan dan prestasi, dan mampu berkompetisi, akan diterima di sini,” jelasnya.

Bahkan, UI tidak hanya menjamin kelulusan, tetapi juga keberlangsungan studi mahasiswa. Pihak kampus telah menyiapkan ekosistem yang membantu mahasiswa kurang mampu untuk mencari beasiswa hingga mereka menyelesaikan pendidikan.

“Dan kemudian setelah diterima, apabila dia tidak mampu, ekosistem kita akan membantu mencarikan beasiswanya sampai lulus,” pungkas Heri.

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kemitraan Leeds Beckett University – Universitas Bakrie Hadirkan Program Dual Degree Internasional di Indonesia

4 Agu 2026 - 10:50 WIB

Kemitraan Leeds Beckett University – Universitas Bakrie Hadirkan Program Dual Degree Internasional di Indonesia

BlueScope Lysaght dan IAI Bekasi Gelar Student Design Sprint 2026

3 Agu 2026 - 09:48 WIB

BlueScope Lysaght dan IAI Bekasi Gelar Student Design Sprint 2026

Reformasi Pendidikan Tinggi dan Urgensi Dana Abadi untuk PTS

30 Jul 2026 - 01:19 WIB

Reformasi Pendidikan Tinggi dan Urgensi Dana Abadi untuk PTS

BMPS Jamin Sekolah Swasta di Kota Bekasi Gratis Hinga Lulus

28 Jul 2026 - 02:58 WIB

BMPS Jamin Sekolah Swasta di Kota Bekasi Gratis Hinga Lulus

Masa Depan Ekonomi Halal Indonesia: Antara Potensi dan Tantangan Tata Kelola

24 Jul 2026 - 02:28 WIB

Masa Depan Ekonomi Halal Indonesia: Antara Potensi dan Tantangan Tata Kelola
Trending di Info Akademia