Menu

Mode Gelap
Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026 Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang Swiss-Belresidences Kalibata Rilis Promo Lebaran Rayakan Idul Fitri Bersama BWH Hotels Indonesia

Info Akademia

Rektor UI Tegaskan Masuk Kampus Tak Cukup Bermodal Kaya, Hanya 1 Persen yang Diterima

badge-check


					FOTO: Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah Perbesar

FOTO: Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah

MATRASNEWS, DEPOK – Memiliki kantong tebal sama sekali bukan jaminan untuk bisa menginjakkan kaki di Universitas Indonesia (UI). Rektor UI, Heri Hermansyah, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya lebih mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas dalam menjaring calon mahasiswa baru.

Pernyataan ini disampaikan Heri merespons rencana pembatasan jumlah mahasiswa S1 di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ia mengungkapkan, secara kapasitas, UI sebenarnya mampu menampung hingga 160 ribu mahasiswa. Namun, demi menjaga standar akademik dan rasio ideal dosen-mahasiswa, kampus dengan julukan “Kuning” itu saat ini hanya memiliki sekitar 52 ribu mahasiswa.

“Kalau kita nyari murid bisa sampai 160.000, tapi kan kita tidak di situ. Kita nyari quality. Makanya yang masuk UI, kalau hanya modal kaya nggak bisa masuk. Yang didahulukan adalah prestasinya,” ujar Heri di Kampus UI Depok.

Ketatnya seleksi di UI bukanlah isapan jempol belaka. Heri memaparkan, tingkat persaingan masuk UI sangat tinggi, dengan rasio penerimaan hanya sekitar 1 persen. Artinya, dari setiap 100 orang yang mendaftar, hanya satu orang yang berhasil diterima.

“Makanya untuk masuk UI rasionya sulit, 1% lah kira-kira yang success rate. Jadi kalau yang daftar 100, hanya 1 yang diterima,” tegasnya.

Meski seleksi berlangsung ketat dan berbasis prestasi, UI menegaskan diri sebagai kampus yang inklusif. Rektor Heri memastikan bahwa calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu tidak perlu takut untuk mendaftar. Kampus berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi talenta terbaik bangsa yang memiliki kendala finansial.

“Universitas itu membantu. Begitu dia berprestasi, dapat beasiswa. UI menjamin siapapun anak bangsa dari Sabang sampai Merauke yang memiliki kemampuan dan prestasi, dan mampu berkompetisi, akan diterima di sini,” jelasnya.

Bahkan, UI tidak hanya menjamin kelulusan, tetapi juga keberlangsungan studi mahasiswa. Pihak kampus telah menyiapkan ekosistem yang membantu mahasiswa kurang mampu untuk mencari beasiswa hingga mereka menyelesaikan pendidikan.

“Dan kemudian setelah diterima, apabila dia tidak mampu, ekosistem kita akan membantu mencarikan beasiswanya sampai lulus,” pungkas Heri.

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Baca Lainnya

Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026

10 Maret 2026 - 02:07 WIB

Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026

Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta

9 Maret 2026 - 00:28 WIB

Sulis Cinta Rasul Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta

Alumni LPDP Ini Pilih Bangun Bisnis Lokal dan Serap Ratusan Tenaga Kerja

5 Maret 2026 - 01:35 WIB

Dua Pelajar Bekasi Raih Medali di Ajang Internasional

2 Maret 2026 - 14:14 WIB

Pemerintah DIY Wajibkan Pendidikan Khas Kejogjaan di Seluruh Sekolah Mulai 2026

27 Februari 2026 - 02:06 WIB

Trending di Info Akademia