Menu

Mode Gelap
Trans Bekasi Keren Resmi Beroperasi, Rute Terminal Bekasi dan Harapan Indah Pemerintah Tegaskan Peran Keluarga dan Karakter Kunci Hadapi Dampak Digital BWH Hotels Indonesia Rayakan Harmoni Imlek dan Ramadan 2026 dengan Kampanye “Celebrating Togetherness” Gubernur Banten Tegaskan Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Pembangunan Hadiri Baksos di Glodok, Wamen Ekraf Beri Pesan Harmoni Lintas Agama Jelang Imlek 2026 Sambut Ramadan, Citadines Antasari Jakarta Hadirkan “Aladdin”

News

Pemerintah Gelar Rapat Strategi Pemulihan Ekraf Pasca Bencana Sumatera

badge-check


					Pemerintah Gelar Rapat Strategi Pemulihan Ekraf Pasca Bencana Sumatera Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menggelar rapat koordinasi tingkat menteri untuk membahas tindak nyata pemulihan dan pemberdayaan ekonomi kreatif (Ekraf) pascabencana di Sumatera. Rapat dipimpin Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar dengan Menteri Ekraf/Kepala Bekraf Teuku Riefky Harsya sebagai penyampai program utama.

Pertemuan yang dihadiri sejumlah menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga terkait ini bertujuan menyelaraskan langkah kolaboratif antar-kementerian guna mempercepat intervensi pemulihan bagi masyarakat terdampak. Hadir antara lain Menteri Sosial, Menteri UMKM, Menteri P2MI, serta para Dirut BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

“Kami hadir supaya ekonomi kreatif di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat kembali bangkit, bukan sekadar memberi bantuan,” tegas Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya usai rapat di Ruang Rapat Menko PM.

Dalam siaran persnya, Kementerian Ekraf mengusung pendekatan holistik melalui pemulihan ekonomi, pengembangan kompetensi, dan akses ekosistem. Beberapa program kolaboratif yang akan digulirkan mencakup pelatihan kreasi batik, residensi kreatif, workshop menjahit, melukis untuk anak-anak, akselerasi kriya sulam dan anyam, serta workshop desain kemasan.

“Kami terus berkoordinasi dengan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar program langsung mengarah ke pegiat Ekraf terdampak,” ujar Riefky. Ia menambahkan, kolaborasi juga melibatkan asosiasi, pekerja seni, dan swasta untuk memulihkan daerah bencana.

Menko PM Muhaimin Iskandar menekankan, pemulihan pascabencana harus dimulai dengan langkah pemberdayaan agar masyarakat tetap produktif secara penghasilan maupun kreativitas. “Kami sudah lakukan pendataan aset terdampak dan sinergi dengan filantropi, lembaga zakat, serta penggerak masyarakat untuk membentuk peta pemberdayaan,” jelasnya.

Data BNPB mencatat, sebanyak 242.174 jiwa masih mengungsi dan 175.126 rumah mengalami kerusakan pascabencana di Sumatera. Kemenko PM bertekad mendorong kebijakan pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan untuk mengantisipasi kemiskinan baru, memulihkan ekosistem ekonomi, serta mempercepat kemandirian masyarakat terdampak.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Trans Bekasi Keren Resmi Beroperasi, Rute Terminal Bekasi dan Harapan Indah

11 Februari 2026 - 00:43 WIB

Trans Bekasi Keren Resmi Beroperasi, Rute Terminal Bekasi dan Harapan Indah

Pemerintah Tegaskan Peran Keluarga dan Karakter Kunci Hadapi Dampak Digital

11 Februari 2026 - 00:35 WIB

Pemerintah Tegaskan Peran Keluarga dan Karakter Kunci Hadapi Dampak Digital

Gubernur Banten Tegaskan Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Pembangunan

11 Februari 2026 - 00:05 WIB

Gubernur Banten Tegaskan Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Pembangunan

Hadiri Baksos di Glodok, Wamen Ekraf Beri Pesan Harmoni Lintas Agama Jelang Imlek 2026

11 Februari 2026 - 00:01 WIB

Hadiri Baksos di Glodok, Wamen Ekraf Beri Pesan Harmoni Lintas Agama Jelang Imlek 2026

Pengusaha Bali Ajik Krisna dan Raffi Ahmad Garap Destinasi Wisata Rp30 Miliar di Buleleng

10 Februari 2026 - 00:18 WIB

Pengusaha Bali Ajik Krisna dan Raffi Ahmad Garap Destinasi Wisata Rp30 Miliar di Buleleng
Trending di News
error: Matras News