Menu

Mode Gelap
Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin” Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

News

Pemerintah Luncurkan Desain Besar Pembangunan Kependudukan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

badge-check


					Pemerintah Luncurkan Desain Besar Pembangunan Kependudukan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045 Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Pemerintah secara resmi meluncurkan Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) sebagai arah strategis pembangunan nasional berbasis penduduk menuju Indonesia Emas 2045. Peluncuran dilakukan di Jakarta pada Jumat (11/7/2025), dengan penekanan pada pentingnya integrasi data dan sinergi lintas sektor.

Teguh Setyabudi, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, menyatakan bahwa DBPK menjadi fondasi mewujudkan pembangunan manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing global.

“DBPK adalah pilar utama dalam Arah Pembangunan 2045 dan Astacita (8 agenda prioritas nasional). Ini momen penting untuk memperkuat komitmen bersama,” tegas Teguh.

Populasi Indonesia Tembus 286,6 Juta, Laki-Laki Dominan

Teguh mengungkapkan, jumlah penduduk Indonesia per Semester I 2025 mencapai 286.623.623 jiwa, naik 1,7 juta dibanding akhir 2024. *”Yang menarik, populasi laki-laki lebih banyak 2,6 juta jiwa daripada perempuan,”* ujarnya.

Data kependudukan, menurutnya, menjadi landasan utama perencanaan pembangunan. Saat ini, 7.094 lembaga (pemerintah, daerah, dan swasta) telah memanfaatkan data Dukcapil dengan rata-rata 10 juta hits/hari.

Transformasi Digital dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD)

Kemendagri terus mendorong modernisasi layanan kependudukan, salah satunya melalui IKD sebagai bagian dari transformasi digital. “Data akurat dan inklusif adalah kunci pembangunan berkelanjutan,” tambah Teguh.

Pemerintah juga menyiapkan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029 untuk memandu kolaborasi lintas sektor. Kemendagri memegang mandat integrasi data kependudukan, termasuk perluasan dokumen kependudukan yang inklusif.

“DBPK akan jadi rujukan utama RPJPN dan RPJMN ke depan, memastikan pembangunan manusia direncanakan secara menyeluruh dan terukur,” tegasnya.

Acara ini dihadiri MenPPN/Kepala Bappenas Rahmat Pambudy, Menteri Kependudukan Wihaji, dan Menko PMK Pratikno, menandakan komitmen tinggi pemerintah dalam pembangunan berbasis data.

 

Baca Lainnya

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

8 Maret 2026 - 03:35 WIB

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an

7 Maret 2026 - 03:11 WIB

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur'an

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura

7 Maret 2026 - 02:57 WIB

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura
Trending di News