Kunjungan Wisman dan Devisa Tercatat Meningkat
MATRASNEWS, JAKARTA – Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah dinamika global. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengumumkan capaian positif hingga April 2026.
Pertumbuhan ini mencakup kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), devisa, dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus).
Kunjungan Wisman Naik 8,24%
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan signifikan. Sepanjang Januari-April 2026, jumlah wisman mencapai 4,68 juta kunjungan. Angka ini tumbuh 8,24% dibanding periode sama tahun lalu. Pada April 2026 saja, tercatat 1,25 juta kunjungan wisman.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali masih menjadi gerbang utama. Malaysia, Australia, dan Tiongkong menjadi negara penyumbang wisman terbesar.
Devisa Pariwisata Tembus Rp68 Triliun
Peningkatan kunjungan berdampak positif pada penerimaan negara. Bank Indonesia mencatat devisa pariwisata pada triwulan I-2026. Capaiannya mencapai 4,05 miliar dolar AS atau sekitar Rp68,28 triliun.
Jumlah ini meningkat 6,30% secara tahunan. Sementara itu, pergerakan wisnus hingga April 2026 mencapai 417,06 juta perjalanan.
Rakornas dan Desa Wisata Digenjot
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat kolaborasi. Rakornas Pariwisata 2026 digelar pada 20-21 Mei lalu untuk menyelaraskan kebijakan. Menpar juga fokus pada pariwisata berkelanjutan.











