MATRASNEWS, JAKARTA – Perempuan berperan strategis mendorong perubahan sosial dan mencapai pembangunan berkelanjutan. Hal ini mengemuka dalam Webinar Refleksi Kemerdekaan oleh Perempuan Paramadina bertajuk “Women and Social Change for SDGs: Building Resilient Communities through Women’s Empowerment, Environmental Action and Social Transformation”, Jumat (21/8/2026).
Webinar yang menghadirkan sejumlah dosen perempuan Universitas Paramadina ini membahas peran perempuan dalam kesehatan, lingkungan, teknologi, dan perubahan sosial. Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, dalam pengantarnya menekankan pentingnya perguruan tinggi dan intelektual memberikan dampak nyata melalui diskursus publik. Ia mendorong perempuan berperan aktif melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.
“Jadi jangan mereka perlakukan sebagai orang suci. Tidak boleh. Mereka harus dikritik. Tidak boleh mencaci maki orangnya, tapi tindakan-tindakan dan kebijakannya. Itu kita memerlukan dukungan perempuan,” ujar Didik.
Menurut Didik, perempuan memiliki posisi penting membangun kualitas keluarga sekaligus bangsa. Ia mengaitkan pemberdayaan perempuan dengan kebutuhan memperkuat peran masyarakat mengawasi dan mengoreksi kebijakan publik.











Komentar ditutup.