Menu ✖

Breaking News

Event

PNM Tanam 22.000 Pohon Mangrove Untuk Bantu Tekan Polusi

badge-check

PNM Tanam 22.000 Pohon Mangrove Untuk Bantu Tekan Polusi Perbesar

Matras News – Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-78 yang jatuh pada 17 Agustus 2023 dirayakan dengan meriah oleh masyarakat di segala penjuru Indonesia. Namun, hal berbeda dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang bukan hanya menjadikan momentum HUT RI sebagai perayaan tetapi membangun makna untuk peduli dengan permasalahan sekitar. Melalui penanaman 22.000 pohon mangrove di 3 kota yaitu Makassar, Banjarmasin dan Mataram, PNM berusaha memberi inspirasi untuk membantu kondisi lingkungan yang lebih baik.

Pemilihan tiga kota tersebut juga bukan tanpa alasan, melainkan karena jumlah nasabah PNM Mekaar yang cukup besar. Lokasi penanaman pohon mangrove tepatnya dilakukan di pesisir Pantai Cemare Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat, Pesisir Pantai Untia Makassar dan Desa Sungai Bakau Kelurahan Kurau Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Saat ini di Makassar sendiri jumlahnya sebesar 4.800 nasabah dengan outstanding mencapai Rp15,7 miliar. “Sedangkan di NTB PNM telah membina 27.696 nasabah PNM Mekaar secara berkelompok,” papar Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, dalam keterangannya, Jumat (25/8).

Salah satu permasalahan lingkungan yang kerap terjadi adalah minimnya penghijauan, abrasi, polusi hingga risiko bencana di pesisir. Arief meyakini bahwa sekecil apapun kontribusi manusia kepada lingkungan tentu akan memberi manfaat bagi kehidupan. “Mangrove ini luar biasa manfaatnya, selain dari aspek lingkungan juga memberi manfaat lain bagi manusia. Apalagi saat ini kualitas udara memburuk akibat polusi. Ini jadi ikhtiar kami memberikan multiple effect untuk lingkungan, ekonomi juga kesehatan,” papar Arief.

Arief berharap kegiatan penghijauan ini bisa berkontribusi untuk penyediaan oksigen dan kualitas udara yang lebih baik serta membantu menstabilkan ekosistem pesisir sekaligus memberi tambahan bagi ekonomi masyarakat sekitar. “Mayoritas mata pencaharian warga pesisir adalah nelayan, harapannya dalam kondisi surut hewan laut yang berlindung di akar mangrove bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi maupun dijual,” tutupnya.

Penanaman mangrove tentu membutuhkan perhatian dari berbagai pihak untuk menjaga pertumbuhannya dengan baik agar bisa dinikmati oleh generasi masa depan. Selain itu, pemanfaatan dari pohon mangrove sendiri harus digunakan secara bijak agar tidak merusak ekosistem pohon mangrove. (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemprov DKI Gelar Final Benyamin S Award 2026

26 Okt 2026 - 12:33 WIB

Pemprov DKI Gelar Final Benyamin S Award 2026

AMKI Jaya Gandeng Masjid Jogokariyan, Siapkan Bakti Sosial HUT ke-1

25 Okt 2026 - 00:19 WIB

AMKI Jaya Gandeng Masjid Jogokariyan, Siapkan Bakti Sosial HUT ke-1

PJBW dan GPIB Bagikan Ratusan Paket Makanan di Tanjung Barat

17 Okt 2026 - 00:08 WIB

PJBW dan GPIB Bagikan Ratusan Paket Makanan di Tanjung Barat

Pesta Parolopolopon PBJS 2026, Galang 1.000 Tanda Tangan untuk Friedrich Silaban

12 Okt 2026 - 18:08 WIB

Pesta Parolopolopon PBJS 2026, Galang 1.000 Tanda Tangan untuk Friedrich Silaban

PJBW dan Jagatara Bagikan Mamin untuk Pekerja Informal

11 Okt 2026 - 01:10 WIB

PJBW dan Jagatara Bagikan Mamin untuk Pekerja Informal
Trending di Event