Matras News, Maluku – Musyawarah Daerah Luar Biasa, Komite Olahraga Nasional Indonesia, Provinsi Maluku (Musdalub) KONI Maluku, dalam waktu dekat ini, akan diselenggarakan guna mengevaluasi kinerja kepengurusan KONI Maluku yang kini dipegang Murad Ismail ( mantan Gubernur Maluku).
Perhelatan Musdalub KONI Maluku, dianggap sangat mendesak karena didorong oleh kebutuhan inventarisasi para atlit maupun sarana olahraga.
Selama ini Provinsi Maluku sangat jauh tertinggal dengan provinsi lain di Indonesia.
Beberapa cabang olahraga (cabor) yang ada, merupakan andalan dari Provinsi Maluku.
Misalnya, olahraga dayung, tinju, bola volly, sepak bola, dan lainnya.
Oleh Sebab itu Provinsi Maluku saat ini, sangat membutuhkan management Sumber Daya Manusia (SDM) yang berpengalaman dan profesional.
Bagaimana pun sebagai wilayah kepulauan, Provinsi Maluku (Ambon-red) merupakan potensi bagi perkembangan olahraga.
Dibeberapa cabor, memang terlihat ada kemunduran karena faktor kepemimpinan.- Banyak faktor penyebab ketertinggalan dibeberapa cabor, akibat kepengurusan KONI di daerah tidak mampu melakukan inovasi dan kreativitas.
Sebagai contoh prestasi para Atlit Maluku pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara, Oktober 2024 lalu mengalami dis-orientasi harapan juara, jika dibandingkan dengan perhelatan kegiatan olahraga sebelumnya.
Dengan begitu, prestasi untuk meraih juara demi kejayaan olahraga di Maluku, harus Kita “Kembalikan”. Mengutip headline, berita daerah surat kabar Harian Siwalima, Senin (30/12/2024), bahwasanya untuk mengembalikan kejayaan olahraga di Maluku, mantan Ketua Pertina Maluku, Sam Latuconsina dinilai memiliki kemampuan untuk itu.
Informasi terkait Sam Latuconsina digadang-gadang sebagai calon kuat menjadi Ketua Umum KONI Maluku, menggantikan Murad Ismail, kini telah tersiar diberbagai media sosial (medsos).
Kepada Wartawan di Ambon, Jumat (27/12/2024), Sam Latuconsina mengaku telah mendengar kabar berita tersebut.
Lebih lanjut, Sam Latuconsina mengatakan, bahwa diriNya menyerahkan sepenuhnya kepada pemilik suara.
Sudah tentu kata Sam, hak suara itu Dia serahkan kepada pengurus cabang olahraga (cabor), maupun pengurus KONI Kabupaten dan Kota di Maluku.
Sam menambahkan, jika memang dipercaya, maka Saya siap mengemban tugas sebagai Ketua KONI, demi mengembalikan kejayaan olahraga di Maluku.
Lebih tegas, mantan Wakil Walikota Ambon ini mengatakan, sebagai mantan Ketua Cabor (Pertina daerah), dirinya memiliki komitmen yang kuat untuk mengembalikan prestasi olahraga di Maluku.
Dimana selama beberapa tahun belakangan ini, prestasi Atlit Maluku sangat menurun.
Oleh karena itu, Kita tunggu saja hasil Musdalub KONI Provinsi Maluku pada 2025 nanti.











