Matras News, Bekasi – Banyaknya tumpukan sampah yang berada di dalam Kali Asem Kota Bekasi, membuat Pasukan Katak Orange DLH Kota Bekasi mengambil langkah cepat dengan melakukan pematusan.
Korlap Pasukan Katak Orange DLH Kota Bekasi, Mansyur menuturkan, kegiatan pematusan yang diawali apel pagi yang dipimpin langsung Kepala Bidang PPKLHPH, Andy Frengky dan dihadiri Kepala UPTD Mustikajaya tersebut, dilakukan berdasarkan adanya pengaduan masyarakat setempat.
“Masyarakat yang mengadu bahwa banyak tumpukan sampah yang berada di dalam Kali Asem yang juga terusan Kali Siluman perbatasan antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi,” terang Muhtar pada, Selasa 27 Agustus 2024.

Dengan material sampah berupa steorofom hingga sampah sisa hasil rumah tangga, mendominasi sampah yang berada di dalam aliran kali tersebut.
“Mayoritas sampah yang kami angkat kali berupa sreorofom dan sampah rumah tangga, dan sampah yang dihasilkan sebanyak 16 kubik atau 2 truk sampah dan melibatkan sebanyak 60 personil,” paparnya lebih lanjut.
Mansyur mengimbau kepada masyarakat agar budaya membuang sampahnya ke kali agar diubah, karena hal tersebut berdampak kepada terhambatnya aliran kali dan bisa menjadi penyebab banjir.
“Ubah budaya membuang sampahnya ke kali, karena bisa menghambat aliran airnya. Dan jika sudah terhambat, bukan hanya banjir saja, penyakit juga bisa berkembang disana,” tutup Mansyur.











