MATRASNEWS, JAKARTA – Obesitas di Indonesia telah mencapai angka yang mengkhawatirkan, terutama pada kelompok usia produktif. Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat prevalensi obesitas sebesar 23,4 persen, yang berarti hampir satu dari empat orang dewasa di Tanah Air hidup dengan kondisi tersebut.
Dokter Spesialis Gizi Klinik Primaya Hospital Kelapa Gading, Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK, Subsp.PK, mengungkapkan bahwa gaya hidup modern menjadi pemicu utama tingginya angka obesitas pada usia produktif.
“Pada usia produktif, seseorang memiliki akses makanan lebih luas namun aktivitas fisik justru menurun. Pola kerja banyak duduk, minim olahraga, dan asupan kalori berlebih membuat obesitas sangat mudah terjadi,” jelas dr. Luciana dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Ia menekankan bahwa obesitas tidak bisa dinilai hanya dari bentuk tubuh. Seseorang bisa terlihat tidak gemuk tetapi memiliki massa lemak tinggi dan lingkar pinggang berlebih, yang tetap berisiko secara metabolik.







