Menu

Mode Gelap
Jakarta Gaungkan SDGs Lewat Museum, Target 2030 Makin Dekat Pertamina Patra Niaga Kerek Turun Harga Bright Gas, Insentif Konsumen di Tengah Dinamika Pasar Stasiun Pengisian Daya BRT Bandung Mulai Dibangun, Hibah dari Korsel Krisis Lahan TPU Jatisari Kian Kritis, Dinas Perkimtan Kota Bekasi Siapkan Strategi Darurat Kejari Kota Bekasi Tahan Kabid Pasar Tersangka Pungli MCK Bantargebang ARYADUTA Menteng Gelar Pameran Pernikahan Eksklusif

Seni & Budaya

Solo Menari 2023, Beri Inspirasi Kota Solo Jadi Episentrum Seni Tari dan Pertunjukan Dunia

badge-check

Solo Menari 2023, Beri Inspirasi Kota Solo Jadi Episentrum Seni Tari dan Pertunjukan Dunia Perbesar

Matras News, Solo – Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berharap penyelenggaraan event “Solo Menari 2023” dapat memperkuat diferensiasi Kota Solo sebagai salah satu pusat seni budaya tanah air, khususnya seni tari (seni pertunjukan) yang dapat menarik minat wisatawan. 

“Dampak (Solo Menari) luar biasa. Solo Menari ini bisa mengilhami, memberi inspirasi untuk menjadikan Solo sebagai magnet dan episentrum gerakan tari sedunia,” kata Menparekraf Sandiaga saat meninjau event “24 Jam Menari ISI Surakarta” yang merupakan bagian dari “Solo Menari 2023” di Kampus ISI Surakarta, Sabtu (29/4/2023). 

Kehadiran dan kesuksesan event “Solo Menari” yang berlangsung setiap tahun tidak bisa dilepaskan dari peran Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. 

Sebagai salah satu institut seni terbaik di tanah air, ISI Surakarta secara konsisten selama 17 tahun terakhir turut memeriahkan peringatan Hari Tari Dunia yang jatuh pada 29 April, dengan menghadirkan event “24 Jam Menari ISI Surakarta”. 

“Kami sangat mengapresiasi satu inisiasi dan boleh dibilang sebuah inovasi di mana 17 tahun yang lalu dalam rangkaian Hari Tari Dunia, Solo awalnya menciptakan Solo Menari 24 jam dan sekarang sudah menjadi Solo Menari yang menjadi bagian dari dance in the public space,” ujar Sandiaga. 

Di acara “24 Jam Menari ISI Surakarta” tahun ini, lebih dari 150 kelompok tari dari berbagai wilayah di Indonesia dan satu kelompok dari Malaysia ditampilkan secara bergantian di lima venue selama 24 jam nonstop. Mulai 29 April 2023 pukul 06.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB pada 30 April 2023. 

Gelaran 24 Jam Menari ISI Surakarta tahun ini juga akan menghadirkan dua pertunjukan spesial, yang salah satunya adalah “Garda the Musical” karya Eko Supriyanto yang digelar di Teater Besar ISI Surakarta. 

Garda the Musical adalah karya kolaborasi antara Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta dengan EkosDance Company Solo. Didukung oleh penari dan aktor mahasiswa dari Fakultas Seni Pertunjukan dan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta serta diperkuat oleh tiga artis multitalenta, Dwi Sasono, Widi Mulia, dan Beyon Destiano.

“Setelah di sini (Solo Menari), Garta the Musical juga akan ditampilkan di Jakarta Artpreneur. Kami akan menunggu untuk ikut mengamplifikasi karena produksi seperti ini turut membuka lapangan kerja dengan melibatkan puluhan atau bahkan ratusan pekerja kreatif,” ujar Sandiaga.  (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jakarta Gaungkan SDGs Lewat Museum, Target 2030 Makin Dekat

16 Juli 2026 - 01:13 WIB

Kriyaan Lansia Bekasi 2026: Bukti Nyata Ruang Berdaya bagi Generasi Emas

9 Juli 2026 - 00:01 WIB

Kriyaan Lansia Bekasi 2026 Bukti Nyata Ruang Berdaya bagi Generasi Emas

Estoria Creative Gelar “Perayaan Rasa dari Timur”, Angkat Kekayaan Budaya NTT di Tengah Jakarta

4 Juli 2026 - 06:12 WIB

APPBI Gelar Pameran Puspa Nuswantara 2026

2 Juli 2026 - 12:04 WIB

Calung Komedi Oke Garut PasKi Jabar Tampil Memukau di Jakalcer Fest

28 Juni 2026 - 05:15 WIB

Trending di Seni & Budaya