Lebih dari 100 perajin dari seluruh Indonesia akan unjuk karya di JCC Senayan pada 8-12 Juli, dengan misi menyelamatkan identitas batik dari gempuran tekstil bermotif cetak.
Pameran sebagai Benteng Terakhir Batik Asli
MATRASNEWS, JAKARTA – Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) menggelar Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026 di Hall A Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, pada 8-12 Juli. Acara ini menghadirkan lebih dari 100 tenant batik dan produk kriya asli Nusantara.
Pengunjung dapat menyaksikan beragam karya, mulai dari batik tulis klasik, batik cap, hingga batik kontemporer dari berbagai daerah.
Penyelenggaraan pameran ini merupakan respons atas fenomena maraknya tekstil bermotif batik hasil cetakan modern yang dijual murah dan kerap diklaim sebagai batik asli.
Ketua Umum APPBI, Komarudin Kudiya, menyatakan fenomena ini menyebabkan penurunan pesanan dan pendapatan perajin tradisional, bahkan mendorong sebagian dari mereka meninggalkan profesi. Jika dibiarkan, Indonesia berisiko kehilangan para penjaga pengetahuan tradisional batik.












Komentar ditutup.