Matras News, Bekasi – Sebagai tolak ukur pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran di sekolah, SMKN 5 Bekasi helat pra uji kompetensi (Pra Ukom) siswa kelas 12 dan 13 yang dilaksanakan di lingkungan sekolahnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 5 Bekasi, Lia Yuni Amalia menuturkan, pra ukom ini dilakukan tidak lain untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa atas materi pembelajaran yang sudah disampaikan oleh para tenaga pendidik dimasing-masing jurusannya.
“Pra ukom ini boleh dibilang sebagai tolak ukur bagi kami terhadap penyampaian materi pembelajarannya terhadap siswap kelas 12 dan 13,” terang Lia melalui sambungan telepon singkat, Minggu 23/2/2025.
Setelah mengikuti pra ukom, nantinya siswa akan mengikuti uji kompetensi (Ukom) yang waktu pelaksanaannya tidak jauh dari pra ukom.
“Setelah pra ukom, siswa baru bisa mengikuti ukomnya. Tapi dengan catatan, bagi siswa yang nilainya masih kurang saat pra ukom, maka akan mengikuti remedial atau pendalaman materi terhadap mata pelajaran tersebut,” kata Lia menambahkan.
Dengan pengawas yang berasal dari masing-masing tenaga pendidik disetiap jurusan, hasil yang diperoleh akan menjadi bahan evaluasi sekolah.
“Baik hasil pra ukom maupun ukomnya sendiri, akan menjadi bahan evaluasi kami,” singkatnya.
Dirinya juga menekankan pentingnya kegiatan tersebut. Selain sebagai salah satu bahan evaluasi pembelajaran, hal ini juga untuk meningkatkan mutu serta kualitas pembelajaran siswa kedepannya nanti.
“Yang pasti hal ini juga sebagai salah satu upaya pihak sekolah dalam meningkatkan mutu serta kualitas pendidikannya,” tutup Lia.











