Menu

Mode Gelap
Perjalanan Organik Specteve dari Nyanyi Bareng hingga Panggung Raya Polsek Jatiasih Berikan Penyuluhan di SMPN 30 Kota Bekasi BPSDMP Gandeng 10 Pemda dan Perguruan Tinggi Hore, Bea Balik Nama Dihapus, Perpanjang STNK Kini Tanpa KTP Lama Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Bus Listrik di Magelang Halal Bihalal PMI Bekasi, Perkuat Solidaritas Pengurus dan Relawan

Event

Upacara Ngaben Kembali di Gelar, Bali Bangkit dari Pandemi

badge-check


					Upacara Ngaben Kembali di Gelar, Bali Bangkit dari Pandemi Perbesar

Matrasnews.com – Pandemi COVID-19 di Indonesia sudah mulai terkendali, beberapa sektor yang mengundang banyak orang pun perlahan mulai dibuka. Bali salah satunya. Upacara Ngaben yang dilakukan di area Pantai Matahari Terbit, Sanur, pada Jumat (8/10)  dihelat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Terkendalinya situasi pandemi memberikan peluang baru bagi ‘Pulau Seribu Pura’ itu untuk bangkit dengan masterpiece nya di bidang pariwisata. Upacara Ngaben menjadi salah satu tujuan yang banyak dicari oleh wisatawan, dan kini digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pemuka Agama sekaligus Satgas COVID-19 wilayah Sanur, Mangku Praja mengatakan proses upacara Ngaben selama pandemi COVID-19 sudah mengikuti aturan dari pemerintah.

Sebelumnya, Pengabenan terhenti selama satu tahun lebih, kemudian diganti dengan kremasi terbatas di krematorium untuk menghindari keramaian.

“Ini untuk upacara ngaben di Sanur ini sudah dirancang satu tahun yang lalu, tapi karena pandemi berlanjut terus maka acara ini sampai tertunda dua kali,” kata Mangku Praja di lokasi Ngaben, Sanur, Jumat (8/10).

Rencana pokok upacara Ngaben tersebut sebenernya tanggal 15 Agustus tapi karena pandemi berlanjut maka upacar ditunda hingga tanggal 6 Oktober.

“Di dalam melaksanakan upacara di Sanur ini protokol kesehatan di Sanur sangat ketat sekali. Di tempat upacara baru masuk itu harus ada tempat cuci tangan,  kedua ada hand sanitizer, ketiga setelah memuncaknya pandemi warga itu wajib mengikuti vaksinasi, kalau yang belum mengikuti vaksin tidak boleh masuk ke tempat acara,” tutur Mangku Praja.

Untuk memeriksa status vaksinasi pengunjung, panitia upacara mengharuskan mereka melakukan scan QR Code PeduliLindungi di pintu masuk.

Di samping itu, lanjut Mangku Praja, semua panitia yang tergabung dalam upacara tersebut telah dilakukan swab antigen sehari sebelum pelaksanaan dan penyemprotan disinfeksi tempat acara.

“Harapan saya dan masyarakat umumya di Sanur, saya mewanti-wanti menginginkan supaya masyarakat dalam menjalankan new normal tetap mengikuti protokol kesehatan dan selalau menjaga imun tubuh dalam hal menjaga kesehatan supaya pariwisata atau kehidupan di Bali bisa berjalan seperti semula,” ucap Mangku Praja.

Salah satu pengunjung dari jakarta Yulia mengatakan upacara Ngaben tersebut merupakan upacara besar, tapi sekaligus dengan adanya pandemi harus tetap berusaha menjaga diri dengan memakai masker.

“Dan kebetulan saya lihat semuanya bermasker dengan benar dengan tertib,” katanya.

Ia berharap pandemi COVID-19 cepat berlalu dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Semoga pandemi cepat berlalu, kita semua harus patuhi peraturan dari pemerintah supaya ini cepat berlalu dan kita bisa kembali lagi menikmati liburan dengan lebih tenang lagi,” ucap Yulia.

Matrasnews.com / Kn

Baca Lainnya

Pokja Wartawan Humas Kota Bekasi Gelar Rapat Perdana

9 Januari 2026 - 00:20 WIB

The Beat of K-Dance with 1MILLION, Bangun Sinergi Seni Budaya Korea dan Indonesia

1 September 2025 - 11:19 WIB

Semarak Karnaval Merdeka 2025 di Tanjung Lesung

19 Agustus 2025 - 11:01 WIB

GRAS dan Laznas Nurul Hayat Medan Serta 13 Komunitas Salurkan Sedekah Daging Qurban

10 Juni 2025 - 01:18 WIB

GRAS dan Laznas Nurul Hayat Medan Serta 13 Komunitas Salurkan Sedekah Daging Qurban

Ketua Repdem Kota Bekasi, Nobar Bareng Timnas Indonesia vs China

5 Juni 2025 - 22:15 WIB

Trending di Event