Menu

Mode Gelap
WaterBoom Lippo Cikarang Hadirkan Paket Splash and Snack Deal, Liburan Air Plus Cemilan Adira Finance Luncurkan HASANAH, Solusi Pembiayaan Syariah untuk Porsi Haji Plus di Adira Expo Solo Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum Primaya Hospital Bekasi Timur Ditunjuk sebagai Mitra Medis Resmi KONI Kota Bekasi untuk Porprov Jabar 2026

News

Wali Kota Tegaskan Kota Bekasi Darurat Sampah


					Wali Kota Tegaskan Kota Bekasi Darurat Sampah Perbesar

Matras News, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menegaskan bahwa saat ini Kota Bekasi berada dalam posisi darurat sampah.

Saat ditemui di Kantor DPC PDIP Kota Bekasi, Mas Tri sapaan akrabnya, menuturkan pengelolaan sampah seharusnya dilakukan dari hulu ke hilir, sehingga bisa menyelesaikan permasalahan sampahnya.

Selain itu, saat ini tidak dapat dipungkiri, bahwa sumber masalah sampah juga berasal dari limbah rumah tangga.

Majalah Matras scaled

“Sampah limbah rumah tangga harus dipisah dan diolah sesuai dengan jenisnya. Dan saat ini, Kota Bekasi memang sedang darurat sampah,” tegasnya, Sabtu 31/5/2025.

Untuk itu, lanjut Mas Tri, saat ini yang harus dilakukan adalah penyelesaian masalah tersebut dengan satu gerakan memilah sampah yang dimulai dari rumah.

“Harus ada satu gerakan yang diawali dengan memilah sampahnya dan harus dilakukan dari rumah,” katanya.

Selain itu, Mas Tri juga menyinggung masalah keberadaan Bank Sampah di Kota Bekasi. Berdasarkan data yang dimilikinya, sebanyak 200 Bank Sampah masih aktif sampai saat ini.

“Setelah dilakukan pemilahan sampahnya yang diawali dari rumah, lalu naik lagi ke tingkat RW melalui Bank Sampah. Dan Bank Sampah yang masih aktif sampai saat sekitar 200 unit,” paparnya.

Dirinya juga menekankan pentingnya pengoptimalisasian Bank Sampah tersebut. Dan saat ini Pemkot Bekasi juga sudah menggelontorkan program Jumat Berkah dimana para ASN mengumpulkan sampah yang kemudian akan dikembangkan kepada Bank Sampah yang ada di wilayah.

“Sekarang tinggal kita mendorong pengoptimalisasian Bank Sampahnya. Dan Pemkot Bekasi sudah menggelontorkan program Jumat Berkah dimana para ASN mengumpulkan sampahnya yang hasilnya akan menjadi sumbangan  bagi Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) untuk mengembangkan Bank Sampah yang ada di wilayah di Kota Bekasi,” singkatnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga tidak memungkiri bahwa dalam penanganan sampah atau menghabiskan sampahnya dengan menggunakan teknologi, seperti mengolah sampah menjadi tenaga listrik.

“Terkait mengolah sampah menjadi tenaga listrik, masih terus kami kaji. Dan saat ini, kami juga masih menunggu payung hukum terkait pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang saat ini masih dikaji oleh Pemerintah Pusat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul

24 Januari 2026 - 02:29 WIB

Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul

Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR

24 Januari 2026 - 02:25 WIB

Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR

Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum

24 Januari 2026 - 02:20 WIB

Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum

Perluas Akses dan Tekan Kesalahan, Bappenas Dorong Transformasi Digital Penyaluran Bansos

23 Januari 2026 - 03:23 WIB

Begini Cara Mendapatkan Bansos PKH

Tidak Tersentuh Pematusan, Ketua Fraksi PKB Minta Jadi Perhatian Serius Walkot dan Dinas Terkait

23 Januari 2026 - 03:13 WIB

Tidak Tersentuh Pematusan, Ketua Fraksi PKB Minta Jadi Perhatian Serius Walkot dan Dinas Terkait
Trending di News
error: Matras News