Tepa Selira, pelaku usaha dan pengembang batik, hadir sebagai pendamping untuk memastikan desain yang lahir tidak monoton dan mampu mengikuti zaman.
“Kami ingin menghasilkan karya yang sederhana, anggun, tetapi tetap memiliki karakter,” jelas Kepala SKB Bank Indonesia IKN, Aura Pandu Wirawan
Bagi para pengrajin seperti Rusmayawati dari Samboja, pelatihan ini membuka cakrawala baru.
“Pelatihan ini menambah wawasan kami agar tidak menghasilkan karya yang monoton. Kami belajar bagaimana mengubah imajinasi visual tentang IKN menjadi sebuah karya nyata yang bisa dikembangkan,” tuturnya.
Karya-karya ini diharapkan menjadi oleh-oleh khas yang membawa cerita Nusantara ke seluruh dunia.
Ikuti berita terkini di Google News











