Menu

Mode Gelap
3000 Bonek Diprediksi Away Jakarta Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta Grand Dafam Braga Luncurkan Paket Intimate Wedding & Engagement Specteve Rilis Infinite Euphoria di Summarecon Mall Bekasi Perjalanan Organik Specteve dari Nyanyi Bareng hingga Panggung Raya Polsek Jatiasih Berikan Penyuluhan di SMPN 30 Kota Bekasi

Info Akademia

YES Goes To Campus Universitas Negeri Yogyakarta

badge-check


					YES Goes To Campus Universitas Negeri Yogyakarta Perbesar

Matrasnews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong mahasiswa khususnya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk mengambil peran dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa memaksimalkan digitalisasi keuangan.

“Saya ingin mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta khususnya yang jurusan akuntansi mengambil peran dalam digitalisasi keuangan, karena banyak pelaku UMKM kita yang nggak mengerti pembukuan. Bagaimana kita bisa melakukan pelatihan keuangan agar mereka bisa menghitung omzet revenue. Mereka bilang ‘kok tekor ya’ karena tidak dihitung unit costnya,” ujar Menparekraf dalam webinar YES Goes To Campus Universitas Negeri Yogyakarta yang bertema “Inovasi Pendidikan Kewirausahaan dalam Perkembangan Ekonomi Kreatif Pasca Pandemi COVID19”, Sabtu (30/10/2021).

Sandiaga menjelaskan digitalisasi turut mempengaruhi sektor ekonomi kreatif di tengah pandemi COVID-19, sehingga misalnya kegiatan pemasaran hingga pembukuan keuangan dapat dilakukan secara digital.

Sandiaga menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai generasi melek teknologi memiliki peran penting dalam pengembangan dan peningkatan sektor parekraf. Mahasiswa harus bisa mengedukasi dan mengembangkan lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, Sandiaga berharap mahasiswa bisa menjadi agen perubahan bukan agen rebahan.

“Kami mengajak semua pihak khususnya mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta untuk berperan aktif dalam pemulihan ekonomi pariwisata dan ekonomi kreatif, serta bersama-sama memanfaatkan masa pandemi ini dengan berbenah diri, meningkatkan kualitas skill dan produk, serta memanfaatkan peluang yang ada dengan inovasi dan kreativitas,” kata Sandiaga.

Berbagai program dukungan untuk menumbuhkan calon creativepreneur dan ekosistem digital telah diinisiasi Kemenparekraf, seperti WIDURI (Wirausaha Digital Mandiri Ekraf), BEKUP (Baparekraf for Start-up), BDT (Baparekraf Digital Talent), Go Start-up Indonesia, Food Start-Up, dan Game Prime.

Kemenparekraf/Baparekraf juga terus mendorong para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk melakukan strategi inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan semangat 3G (Geber; Gerak Bersama), (Gercep; Gerak Cepat) dan (Gaspol; Garap semua potensi lapangan kerja), dalam mengembangkan usahanya agar semakin bersaing dan go digital.

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan dalam mendukung kemajuan ekonomi di Indonesia, ekonomi kreatif hadir sebagai kekuatan baru ekonomi nasional. Ekonomi kreatif saat ini adalah sektor yang sangat ideal dan tidak akan tergerus perkembangan zaman.

“Karena sumber daya utamanya adalah kreativitas yang bersifat orisinil, unik, dan terbarukan yang dimiliki oleh masing-masing individu,” ujarnya.

Hadir mendampingi Menparekraf di antaranya Direktur SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Erwita Dianti.

(*) Acha

Baca Lainnya

Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

11 April 2026 - 02:30 WIB

Pramuka Tak Lagi Jadi Ekskul Wajib di Sekolah, Ini Penjelasannya

Polsek Jatiasih Berikan Penyuluhan di SMPN 30 Kota Bekasi

10 April 2026 - 13:32 WIB

TKA di SKH YKDW 2 Tangerang Sukses, 100% Siswa Disabilitas Pendengaran Berpartisipasi

9 April 2026 - 00:08 WIB

Antusiasme Pelajar Mewarnai Program Istana untuk Siswa Sekolah

8 April 2026 - 00:36 WIB

Dialog Intelektual Psikologi Modern, Neurosains dan Spiritualitas

6 April 2026 - 00:08 WIB

Trending di Info Akademia