Kisruh SPMB SMAN 1 Kota Bekasi, Nilai Siswa Berprestasi Mendadak Turun 51 Poin
MATRASNEWS, BEKASI – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMAN 1 Kota Bekasi menuai sorotan dari sejumlah orang tua calon peserta didik. Mereka mempertanyakan transparansi dan keandalan sistem seleksi, khususnya pada jalur kompetensi non-akademik, setelah ditemukan adanya perubahan nilai yang dinilai tidak wajar.
Salah satu wali murid, Ade, mengungkapkan kekecewaannya setelah nilai anaknya, Akilah Kairun Nusa, yang merupakan lulusan terbaik pertama dari SMP Negeri 2 Babelan, mengalami penurunan nilai secara mendadak hingga 51 poin.
Kepada wartawan di Gedung Pelayanan SMAN 1 Kota Bekasi pada Kamis (4/6/2026), Ade menjelaskan bahwa nilai anaknya yang semula tercatat sebesar 368,08 tiba-tiba berubah menjadi 317,08.
Menurut Ade, perubahan nilai tersebut sangat mencurigakan karena terjadi pada jalur kompetensi non-akademik. Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan bahwa saat itu sistem sedang menjalani proses maintenance atau pemeliharaan.
Namun demikian, Ade mempertanyakan alasan perubahan nilai yang menurutnya hanya berdampak pada peserta jalur non-akademik.
“Kalau memang maintenance dilakukan secara keseluruhan, mengapa yang terdampak justru peserta jalur non-akademik? Banyak orang tua yang datang ke sekolah juga menyampaikan keluhan yang sama,” ujarnya.











