Menu

Mode Gelap
Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, tapi juga Kompetensi Grand Pasundan Convention Hotel Dukung Pelestarian Alam Kemenpar Perkuat SDM Perempuan dalam Higienitas Gastronomi Menteri Ekraf Pacu Inovasi Fesyen Nasional Lewat SEDASA 2026 Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Aplikasi Mobile Halalbihalal GIBAS: Ajang Silaturahmi Sekaligus Komitmen Bangun Kota Bekasi

Hiburan

Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

badge-check


					FOTO: Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengapresiasi kolaborasi Layar Digi bersama minimarket dalam menghadirkan inovasi layar alternatif melalui micro cinema Perbesar

FOTO: Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengapresiasi kolaborasi Layar Digi bersama minimarket dalam menghadirkan inovasi layar alternatif melalui micro cinema

Turut mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya yaitu Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu; Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga, Rian Syaf; Direktur Film, Animasi, dan Video, Doni Setiawan; Tenaga Ahli Menteri, Gemintang Kejora Mallarangeng; serta Tenaga Ahli Menteri Ekraf bidang Media, Rocklin Aprilius Anderson.

Hadir pula Menteri Kebudayaan, Fadli Zon; CEO Layar Digi, Victor Timothy; dan beberapa perwakilan dari pihak Alfamart.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya meyakini ekosistem perfilman Indonesia punya potensi yang sangat besar, baik dari sisi produksi maupun minat penonton. Namun, kendala distribusi film masih menjadi tantangan utama yang perlu diatasi.

“Kalau kita amati, produksi film Indonesia sudah sangat berkembang. Sekitar 176 film diproduksi setiap tahun dan jumlah penonton film nasional mencapai lebih dari 80 juta tahun lalu. Artinya, supply and demand sebenarnya sudah ada, yang menjadi persoalan justru distribusinya,” terang Menteri Ekraf.

Teuku Riefky juga menyampaikan, saat ini sekira 20 persen kabupaten atau kota di Indonesia yang memiliki akses bioskop. Dengan kondisi tersebut, inovasi model bioskop seperti Layar Digi dianggap memiliki potensi besar untuk menjangkau wilayah-wilayah yang belum memiliki bioskop.

Layar Digi merupakan perusahaan yang menghadirkan konsep baru berupa Micro Cinema dengan memanfaatkan lantai dua pada gerai Alfamart menjadi bioskop mini. Dengan desain modern, kursi nyaman, dan teknologi layar maupun suara yang berkualitas, inovasi ini siap menghadirkan pengalaman menonton yang paling dekat ke masyarakat.

Minimaket Alfamart Agricola menjadi gerai pilot project yang mulai bertransformasi memberi pilihan ruang kebersamaan baru, tempat berkumpul asyik, sekaligus platform interaksi nyaman dalam mendukung karya kreatif, film Indonesia secara bersamaan.

Sementara itu, Komisaris Utama Layar Digi, Rahayu Saraswati menyampaikan bahwa gagasan menghadirkan micro cinema berangkat dari mimpi lama untuk membawa pengalaman menonton film hingga ke kota kecil dan desa.

Ia menilai, kehadiran Layar Digi tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang distribusi baru bagi sineas dan pegiat industri film nasional.

“Konsep menghadirkan Layar Digi di desa atau kota-kota kecil sebenarnya sudah menjadi mimpi lama yang tertahan. Melalui Layar Digi, kami ingin menghadirkan akses menonton film yang lebih merata sekaligus mendukung para pembuat film agar karya mereka bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat,” ujar Rahayu Saraswati.

Selain memperluas akses hiburan, inisiatif ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat ekosistem perfilman nasional dari hulu hingga hilir.

Ke depannya, konsep micro cinema Layar Digi direncanakan untuk diperluas ke berbagai daerah di Indonesia dengan memanfaatkan lokasi-lokasi strategis yang dekat dengan masyarakat.

Langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi distribusi film sekaligus memperkuat posisi film Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri serta meningkatkan daya saing di pasar global.

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Baca Lainnya

Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Bawa Laptop dan Nostalgia

16 April 2026 - 00:01 WIB

Specteve Rilis Infinite Euphoria di Summarecon Mall Bekasi

10 April 2026 - 16:13 WIB

Perjalanan Organik Specteve dari Nyanyi Bareng hingga Panggung Raya

10 April 2026 - 15:47 WIB

myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya

12 Maret 2026 - 02:58 WIB

myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya

CLOUDY, Musisi Belia Lulusan Jerman Rilis Ulang “Arti Cinta” Versi Baru

15 Februari 2026 - 17:05 WIB

FOTO: CLOUDY, musisi belia lulusan Jerman yang baru saja menapaki industri musik arus utama
Trending di Hiburan