Menu

Mode Gelap
Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an 69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura Tiga Bibit Siklon Tropis Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas Susi Susanti Prihatin atas Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing IBCA MMA Kota Bekasi Matangkan Persiapan Menuju Porprov 2026

Sport

I League Larang Penonton Rekam dan Unggah Video Pertandingan ke Media Sosial

badge-check


					I League Larang Penonton Rekam dan Unggah Video Pertandingan ke Media Sosial Perbesar

MatrasNews, Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (I League) sebagai operator kompetisi terus melakukan penyempurnaan regulasi untuk menjaga kualitas dan nilai komersial Liga Indonesia 2025/2026.

Langkah terbaru mereka mengeluarkan aturan yang mengejutkan bagi para penggemar sepak bola.

Pada Kamis (11/9/2025), beredar luas gambar regulasi hak siar terbaru yang langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Regulasi tersebut secara tegas melarang penonton yang hadir di stadion untuk merekam jalannya pertandingan, baik menggunakan ponsel maupun kamera profesional, dan mengunggahnya ke akun media sosial.

Aturan ini menyatakan bahwa penonton hanya diperbolehkan menyaksikan dan mendukung tim favorit secara langsung.

Aktivitas perekaman video dari pinggir lapangan atau tribun dilarang keras, dan hanya dapat dilakukan oleh media klub atau pihak liga yang resmi.

Larangan ini bertujuan untuk mencegah gangguan terhadap penonton lain dan, yang utama, memerangi tindakan pembajakan (piracy).

Hak siar digital pertandingan sepenuhnya dimiliki oleh EMTEK dan I League.

Bagi penonton, aturan ini menjadi tantangan baru karena memutus kebiasaan mengunggah cuplikan singkat seperti gol atau momen unik yang sering viral. I League tidak main-main dalam penerapan aturan ini.

Tim Anti-Piracy EMTEK akan melakukan review terhadap unggahan di media sosial. Penonton yang melanggar akan dikenakan sanksi dan videonya akan di-take down.

Langkah ini diambil untuk melindungi hak siar resmi dan diharapkan membuat atmosfer stadion lebih hidup, dengan penonton yang fokus mendukung tim tanpa terganggu oleh gawai.

Baca Lainnya

Susi Susanti Prihatin atas Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing

7 Maret 2026 - 02:06 WIB

Susi Susanti Prihatin atas Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing

IBCA MMA Kota Bekasi Matangkan Persiapan Menuju Porprov 2026

6 Maret 2026 - 21:43 WIB

WVI Galang Donasi Membantu Ribuan Anak di Papua Punya Akses Literasi Melalui Turnamen Padel

5 Maret 2026 - 00:10 WIB

Manajer Borneo FC Protes Soal Izin Latihan di JIS Jelang Lawan Persija

3 Maret 2026 - 02:52 WIB

GAMA FA Malang Kampiun, Laga Berlangsung Sengit di Bawah Guyuran Hujan

2 Maret 2026 - 00:09 WIB

Trending di Sport