“Saya mengajak seluruh pelaku usaha di Bekasi Timur untuk berpartisipasi aktif dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi usahanya. Data yang berkualitas akan menjadi modal penting untuk membangun ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Arie.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyambut dengan terbuka kedatangan petugas sensus dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan melakukan pendataan dari pintu ke pintu mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dukungan penuh dari semua elemen diharapkan mampu menjadikan Sensus Ekonomi 2026 di Bekasi Timur berjalan lancar dan menghasilkan data terpercaya untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.











