Menu

Mode Gelap
Staycation Liburan Sekolah di Aston Imperial Bekasi ARYADUTA Menteng Kembali Jadi Mitra Hotel Resmi BTN JAKIM 2026 Optimisme Ekonomi Menguat di Tengah Perbaikan Fiskal dan Tekanan Global Rapat Terbatas di Kertanegara, Prabowo Perintahkan Percepatan Realisasi Investasi Tol Probowangi Seksi 1 Dibuka Awal Juli 2026 Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Pawai Meriah Malam 1 Muharram 1448 H

News

Dedi Mulyadi Tegaskan Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu Gotong Royong, Bukan Kebijakan Pungutan


					Dedi Mulyadi Tegaskan Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu Gotong Royong, Bukan Kebijakan Pungutan Perbesar

MatrasNews, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu atau “Poe Ibu” merupakan inisiatif partisipatif berbasis gotong royong, bukan kebijakan resmi pemerintah untuk memungut uang.

Melalui akun media sosialnya, KDM membantah adanya kebijakan yang memerintahkan pengumpulan uang Rp1.000 dari pelajar, pekerja, atau Aparatur Sipil Negara (ASN). “Tidak ada kebijakan seperti itu. Yang ada hanyalah ajakan dari gubernur kepada seluruh jajaran pemerintah untuk bersama-sama membangun solidaritas sosial,” jelasnya.

Gerakan ini berlandaskan nilai kearifan lokal Sunda, silih asah, silih asih, silih asuh (saling mencerdaskan, menyayangi, dan melindungi).

Tujuannya adalah mengatasi kesulitan warga, seperti biaya transportasi saat berobat, meskipun layanan kesehatan sudah gratis.

“Ada yang tidak punya ongkos ke rumah sakit, bahkan kesulitan bolak-balik kemoterapi dari Cirebon ke Jakarta,” ujar KDM.

Sebagai solusi, KDM mengusulkan setiap RT membentuk bendahara terpercaya untuk menampung sumbangan sukarela Rp1.000 per hari di kotak depan rumah, mirip tradisi beas jimpitan. Dana ini dikelola secara transparan dengan laporan bulanan kepada warga.

“Di setiap RT sudah ada grup WA, sangat mudah untuk koordinasi dan pelaporan,” tambahnya.

Gubernur juga mengimbau para bupati dan wali kota agar mengoordinasikan ASN-nya untuk aktif melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan, sehingga gerakan gotong royong ini dapat dirasakan langsung di tingkat akar rumput.

Baca Lainnya

Rapat Terbatas di Kertanegara, Prabowo Perintahkan Percepatan Realisasi Investasi

17 Juni 2026 - 08:38 WIB

Tol Probowangi Seksi 1 Dibuka Awal Juli 2026

17 Juni 2026 - 08:25 WIB

Pawai 1 Muharram di Kota Bekasi Diwarnai Kampanye Anti Korupsi

15 Juni 2026 - 21:12 WIB

Pawai 1 Muharram di Kota Bekasi Diwarnai Kampanye Anti Korupsi

Mayjen TNI, Purn TB Hasanuddin: Pengerahan Komcad untuk Demo Tak Tepat

15 Juni 2026 - 00:43 WIB

Pajak Makanan 10% Diberlakukan di Bantul Mulai September

14 Juni 2026 - 03:53 WIB

Trending di News