Menu ✖

Breaking News

Bisnis

Z Zurich Foundation bersama UNICEF Dorong Generasi Muda Bangun Hubungan yang Bermakna

badge-check

Z Zurich Foundation bersama UNICEF Dorong Generasi Muda Bangun Hubungan yang Bermakna Perbesar


MATRASNEWS, JAKARTA – Sebagai anggota Global Youth Mental Health Coalition yang dipimpin oleh UNICEF, Zurich dan Z Zurich Foundation memainkan peran utama dalam mengembangkan Turn Down the Noise, kampanye global pertama yang diluncurkan oleh koalisi tersebut.

Di Indonesia, komitmen ini diwujudkan melalui program Thriving Together yang dilaksanakan oleh UNICEF Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan dukungan Zurich dan Z Zurich Foundation.

Meskipun merupakan generasi yang paling terhubung secara digital, banyak anak muda masih mengalami kesepian, tekanan, dan kesulitan untuk mencari dukungan. Pengalaman ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kekerasan, pelecehan, tekanan akibat penggunaan media sosial, interaksi di ruang digital, serta penilaian dan pendapat orang lain.

Untuk itu, kampanye ini mengajak anak muda untuk mengenali kebisingan dalam diri (inner noise) dan tekanan yang dapat memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri maupun dunia di sekitar mereka, serta mengambil langkah untuk membangun hubungan yang bermakna dan mencari dukungan yang tepat.

Inisiatif ini didukung oleh TurnDownTheNoise.global, sebuah platform interaktif yang menyediakan dukungan untuk membantu anak muda membangun hubungan dan hubungan sosial yang positif. Kampanye ini menekankan bahwa hubungan yang bermakna dapat dimulai dari percakapan sederhana, sekaligus mengingatkan bahwa dukungan teman sebaya bukanlah pengganti layanan bantuan atau penanganan profesional yang sesuai

Turn Down the Noise adalah kampanye yang diinisiasi oleh Global Coalition for Youth Mental Health, di mana Zurich dan Z Zurich Foundation merupakan anggota pendirinya. Koalisi ini dibentuk sebagai bagian dari kemitraan global Thriving Together antara Z Zurich Foundation dan UNICEF yang diluncurkan pada 2021 untuk mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan generasi muda.

Melalui upaya kolektif para anggotanya, koalisi ini menargetkan untuk menjangkau 150 juta anak dan kaum muda di 150 negara pada tahun 2030 melalui beragam inisiatif yang mempromosikan kesehatan mental dan kesejahteraan generasi muda.

Di Indonesia, komitmen tersebut diwujudkan melalui program Thriving Together yang dilaksanakan oleh UNICEF Indonesia bersama Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan dukungan Zurich dan Z Zurich Foundation.

Program ini berfokus pada penguatan kesehatan mental dan kesejahteraan psikososial remaja melalui pendekatan yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Melalui program ini, UNICEF dan BKKBN telah mendukung berbagai upaya peningkatan kapasitas Forum Generasi Berencana (GenRe) di 34 provinsi di Indonesia. Inisiatif ini membekali remaja, orang tua, guru, dan pengasuh dengan pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang melindungi anak dari segala bentuk kekerasan, mendukung kesehatan mental, memperkuat resiliensi diri, serta mendorong tumbuh kembang remaja yang sehat.

Pada fase pertama pelaksanaannya (2021-2024), program ini telah menjangkau 318.048 individu di seluruh Indonesia serta memberikan dampak positif dalam upaya mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, Thriving Together telah memasuki fase kedua yang berlangsung sejak September 2024 hingga Desember 2027.

Dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat, program ini berkontribusi dalam memperkuat sistem dukungan yang dibutuhkan remaja agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal, membangun hubungan yang sehat, serta menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Tidak ada satu organisasi pun yang dapat mengatasi tantangan kesehatan mental generasi muda sendirian,” kata Gregory Renand, Head of the Z Zurich Foundation dalam keterangan tertulisnya.

“Melalui kemitraan kami dengan UNICEF dan Global Youth Mental Health Coalition, Turn Down the Noise menunjukkan kekuatan aksi kolektif dengan menggabungkan jangkauan para mitra global dan pengalaman nyata kaum muda untuk mendorong terciptanya koneksi sosial yang sangat penting bagi kesehatan mental dan kesejahteraan,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Tini Nurianto mengatakan bahwa kesehatan mental merupakan fondasi penting bagi anak muda untuk berkembang dan mencapai potensi terbaiknya.

“Di Zurich, kami percaya bahwa tumbuh kembang anak muda, termasuk kesehatan mentalnya, membutuhkan kontribusi aktif dari lingkungan di sekitar mereka. Melalui program Thriving Together di Indonesia, kami ingin mendorong terciptanya ruang yang aman dan suportif bagi remaja, sekaligus memperkuat peran keluarga, sekolah, dan komunitas dalam mengenali tantangan kesehatan mental, mengurangi stigma, serta mendorong keberanian untuk mencari bantuan,” jelas Tini Nurianto.

“Kesehatan mental remaja tidak hanya dipengaruhi oleh resiliensi individu, tetapi juga oleh lingkungan tempat anak-anak dan anak muda tumbuh, berkembang, dan membangun hubungan dengan orang lain. Keluarga, sekolah, masyarakat, serta platform digital memiliki peran penting dalam melindungi anak dari kekerasan, mendorong terbentuknya hubungan yang positif, serta memastikan setiap anak merasa aman, dihargai, didengar, dan didukung,” terang Muhammad Rafiq Khan, Kepala Perlindungan Anak UNICEF Indonesia.

Melalui kampanye Turn Down the Noise dan kemitraan Thriving Together, Zurich dan Z Zurich Foundation mengajak semakin banyak anak muda untuk berani mengambil langkah pertama, mulai dari menghubungi teman, mengungkapkan perasaan, mendengarkan tanpa menghakimi, hingga mencari dukungan dari orang yang mereka percaya.

Menjelang peringatan 35 tahun kehadirannya di Indonesia, Zurich terus menjadikan komitmen ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk berjalan bersama masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup.

Jika kamu mengalami atau mengetahui adanya kekerasan terhadap anak, atau membutuhkan bantuan terkait masalah perlindungan anak, kamu dapat menghubungi Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129, layanan resmi Pemerintah Indonesia yang dikelola oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Layanan ini dapat diakses melalui telepon di 129 atau WhatsApp di 08111-129-129 untuk mendapatkan informasi, pendampingan, dan rujukan ke layanan yang sesuai.

 

Ikuti berita terkini di Google News

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pelita Air Perkuat Perawatan 16 Airbus A320 Lewat Kerja Sama Global

31 Okt 2026 - 00:15 WIB

Pelita Air Perkuat Perawatan 16 Airbus A320 Lewat Kerja Sama Global

KADIN Dorong Pemuda Garap Industri Olahraga, Pasar Global Tembus Rp9.480 Triliun

29 Okt 2026 - 15:22 WIB

KADIN Dorong Pemuda Garap Industri Olahraga, Pasar Global Tembus Rp9.480 Triliun

Pelindo Gandeng Jamdatun, Perkuat Kepatuhan Hukum dalam Aksi Korporasi BUMN

29 Okt 2026 - 00:42 WIB

Pelindo Gandeng Jamdatun, Perkuat Kepatuhan Hukum dalam Aksi Korporasi BUMN

PNM Hadirkan Mini Daycare dan Layanan Kesehatan untuk Nasabah Perempuan

28 Okt 2026 - 00:07 WIB

PNM Hadirkan Mini Daycare dan Layanan Kesehatan untuk Nasabah Perempuan

KCIC Tebar Promo Whoosh hingga 75 Persen, Berlaku sampai 4 November 2026

28 Okt 2026 - 00:02 WIB

KCIC Tebar Promo Whoosh hingga 75 Persen, Berlaku sampai 4 November 2026
Trending di Bisnis