Advertisement Section
Header AD Image

Destinasi Wisata di Yogyakarta Mulai Buka Uji Coba

Matrasnews.com – Destinasi wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta mulai di buka dengan uji coba, tentunya dengan pengunjung yang terbatas, ada tiga destinasi wisata yang mulai dibuka dengan ujicoba yakni Gembira Loka Zoo di Kota Yogyakarta, Taman Tebing Breksi di Kabupaten Sleman, dan Hutan Pinussari Mangunan di Kabupaten Bantul akan melakukan uji coba operasional secara terbatas mulai Selasa, 14 September 2021 

Baca Juga : Menparekraf Evaluasi Uji Coba Pembukaan 20 Destinasi Wisata

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo saat dihubungi Matrasnews.com, “Mengatakan penentuan uji coba pembukaan destinasi wisata tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Kemenparekraf yang diterima pada Sabtu, 11 September 2021.

“Syarat utama melakukan uji coba kan yang sudah punya sertifikat CHSE (cleanliness, health, safety, environment sustainability),” ujar Singgih.

Baca Juga : ZOOPEDAAN Bersama Dafam Fortuna

Selain tiga destinasi wisata tersebut, Candi Ratu Boko di Kabupaten Sleman sebetulnya telah memiliki sertifikat CHSE, termasuk memenuhi standar cakupan vaksinasi, serta prosedur operasional standar pembukaan destinasi wisata.

Namun demikian, mengingat Candi Ratu Boko berada dalam satu manajemen dengan Candi Prambanan maka PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko (TWC) memberikan kesempatan pada destinasi lain untuk mendapatkan pengalaman uji coba. “Jadi kami merekomendasikan Taman Tebing Breksi yang masih satu kabupaten dengan Ratu Boko,” ujar Singgih.

Baca Juga : Kehadiran Menparekraf Diharapkan Bisa Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Dispar DIY bersama tiga destinasi wisata yang ditunjuk telah melakukan persiapan teknis sejak SE Kemenparekraf diterima, kemudian dilanjutkan uji coba internal pada Senin, 13 September untuk memastikan alur kelur-masuk wisatawan, SDM yang bertugas mengawasi pemindaian kode QR aplikasi PeduliLindungi, serta proses reservasi wisatawan melalui aplikasi Visitingjogja.

Wisatawan yang hendak memasuki destinasi wisata, kata Singgih, wajib melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui Visitingjogja karena ada pembatasan pengunjung disesuaikan daya tampung atau “carrying capacity” destinasi wisata.
“Jadi untuk memastikan mereka (wisatawan) bisa masuk,” ungkapnya.

Matrasnews.com / Ac