Menu

Mode Gelap
Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Easter Playtime Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha Agoda Ungkap Gen Z Indonesia Lebih Pilih Destinasj Wisata Domestik dan Perjalanan Singkat Pengerjaan Kabel Bawah Tanah Dikebut, Pemkot Bekasi Bakal Tuntaskan Kabel Semrawut Keseruan 60 Seconds to Seoul K-Pop Noraebang di Aston Imperial Bekasi

News

Dewan Rizki Topananda Respon Cepat Tangani Banjir Harapan Baru

badge-check


					FOTO: Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Rizki Topananda Perbesar

FOTO: Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Rizki Topananda

MATRASNEWS, BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Rizki Topananda, merespons cepat keluhan warga terkait banjir di Kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara. Respon disampaikan dalam acara Jejaring Aspirasi di Kampung Penggilingan Baru RW 05, Minggu, 15 Februari 2026.

Rizki menyatakan bahwa wilayah Harapan Baru sangat rentan banjir. Penyebab utamanya adalah luapan Sungai Bekasi, baik akibat hujan lokal maupun kiriman air dari daerah lain. “Jadi sungai Bekasi itu kalau meluap apalagi kiriman, di sini enggak hujan aja, pasti kena banjir,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Rizki mengusulkan sejumlah solusi struktural kepada pemerintah. Pertama, normalisasi atau pengerukan sedimentasi sungai agar aliran air tidak tersendat. Kedua, pembangunan turap guna mencegah longsor yang mengancam lahan pemukiman dan pemakaman warga.

Selain itu, ia mendorong pembuatan lubang resapan atau biopori. Inisiatif ini bisa disinergikan dengan program aspirasi dewan yang memiliki anggaran. “Masyarakat bisa punya cara sendiri untuk menangani banjir minimal, bisa meminimalisir kebanjiran,” jelasnya.

Rizki juga mengusulkan pembuatan kolam retensi (folders) di lahan yang berbatasan dengan sungai. Menurutnya, meski lahan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, pemerintah kota siap bersinergi secara administratif agar program dapat direalisasikan pada tahun 2026 ini.

Di luar persoalan banjir, ia menyoroti kemacetan di jalan-jalan protokol wilayah utara. Beberapa ruas jalan utama, termasuk akses menuju kawasan Imam Bonjol, ditargetkan segera dituntaskan untuk mengurai kepadatan kendaraan, khususnya pada jam berangkat dan pulang kerja.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Baca Lainnya

Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban

21 April 2026 - 01:02 WIB

Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban

Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

21 April 2026 - 00:21 WIB

IESR Sebut Permendagri 11/2026 Regresi Regulasi, Ancam Target Kendaraan Listrik

20 April 2026 - 14:38 WIB

Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot

20 April 2026 - 00:58 WIB

Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026

20 April 2026 - 00:30 WIB

Trending di News