Menu

Mode Gelap
Bank Syariah Nasional Resmi Ekspansi ke Ekosistem Ekonomi Muhammadiyah Menko Polkam dan Menhub Perkuat Sinergi Pengamanan Angkutan Lebaran 2026 Buruan Daftar, Kuota Mudik Gratis 2026 Tersedia Lebih dari 100 Ribu Sediakan 569 Paket Sembako, Indomaret Gelar Pasar Murah Ramadan Menhub dan Menag Sinergi Lebaran 2026: Masjid Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Kinerja Satu Tahun Pemprov DKI Bertajuk Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah

Otomatif

Dialog Industri Otomotif ICMS Bahas Masa Depan EV Pasca Insentif

badge-check


					Dialog Industri Otomotif ICMS Bahas Masa Depan EV Pasca Insentif Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS) kembali menggelar Dialog Industri Otomotif Nasional untuk kelima kalinya di area Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Senin (10/2). Mengusung tema “Insentif EV Dihapus, Kemana Arah Masa Depan Industri Otomotif di Indonesia?”, forum tahunan ini sejak 2024 menjadi ruang strategis diskusi pelaku industri, pengamat, Agen Pemegang Merek (APM), dan media.

Ketua Tim Kerja KBLBB Kementerian Perindustrian, Patia Jungjungan Monangdo, hadir sebagai keynote speaker. Diskusi panel menghadirkan Rudy MF (Dyandra Promosindo), Pengamat Ekonomi Perbanas Josua Pardede, Deputy CEO VinFast Indonesia Davy Jeffry Tuilan, Sales Director Geely Auto Indonesia Constantinus Herlijoso, serta Business Strategy Head Isuzu Indonesia Rian Erlangga.

Kontras Pasar dan Ancaman Stagnasi

Pemilihan tema merespons kontras pasar 2025. Secara agregat, penjualan kendaraan bermotor turun akibat daya beli melemah. Namun segmen Battery Electric Vehicle (BEV) justru melonjak 141 persen—dari 43 ribu unit (2024) menjadi 104 ribu unit (2025). Total pasar EV nasional mencapai 175 ribu unit atau tumbuh 70 persen.

Lonjakan ini disebut sebagai buah insentif fiskal. Sayangnya, per 31 Desember 2025, sebagian insentif seperti PPN DTP 10 persen serta bea masuk 0 persen untuk CBU dan CKD resmi berakhir. Pemerintah hanya melanjutkan insentif non-fiskal: PKB, BBNKB, dan PPnBM 0 persen.

Ekosistem vs Insentif

Menghadapi fase baru, VinFast Indonesia mengandalkan ekosistem terintegrasi—dari pabrikan, distribusi, operator taksi (Green SM), hingga infrastruktur charging (V-Green). “Keunggulan kami ada di kekuatan ekosistem, bukan sekadar harga atau insentif,” ujar Davy Jeffry Tuilan.

Geely Auto Indonesia menegaskan komitmennya sebagai investor langsung. Dengan teknologi Horse Powertrain hasil kolaborasi Renault, Geely memperkenalkan Boyue ER-EV berdaya jelajah 375 km (listrik murni) dan 1.575 km (kombinasi). Constantinus Herlijoso menyoroti perlunya kepastian kebijakan lintas kementerian demi menjaga iklim investasi.

Insentif Bersyarat: Jalan Tengah

Pengamat Ekonomi Perbanas, Josua Pardede, menilai ruang fiskal pemerintah kian terbatas—defisit APBN mendekati 3 persen PDB. Tiga skenario dipetakan: penghentian total, perpanjangan penuh, atau insentif bersyarat berbasis TKDN dan pembeli pertama. “Opsi terakhir paling realistis,” katanya.

Ketua Umum ICMS, Munawar Chalil, menegaskan forum ini adalah ruang netral dan konstruktif. “Kami ingin menjaga kesinambungan industri otomotif nasional, sekaligus mengejar target 600 ribu unit EV pada 2030 dan net zero emission 2060.”

Dialog tahun ini didukung VinFast Indonesia, Toyota Astra Motor, dan Geely Auto Indonesia.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Baca Lainnya

Motor Trail Listrik Talaria Komodo Paling Buas Resmi Meluncur

16 Januari 2026 - 01:58 WIB

Motor Trail Listrik Talaria Komodo Paling Buas Resmi Meluncur

OTO Mall Exhibition Kembali Hadir di BXC 1, Pamerkan Suzuki Fronx yang Menawan

15 Januari 2026 - 01:00 WIB

OTO Mall Exhibition Kembali Hadir di BXC 1 Pamerkan Suzuki Fronx yang Menawan

Toyota Luncurkan Facelift Yaris 2026, Fokus pada Varian Terlaris dengan Sentuhan Premium dan Teknologi Terkini

10 Januari 2026 - 01:09 WIB

Toyota Luncurkan Facelift Yaris 2026, Fokus pada Varian Terlaris dengan Sentuhan Premium dan Teknologi Terkini

KZOI Bekasi Rayakan Hari Jadi Ke-12 

1 Desember 2025 - 18:19 WIB

IMG 20251201 WA0038 copy 416x275

Harga Rp189 Jutaan, Mitsubishi Expander Mirip Pajero Sport

9 September 2017 - 01:13 WIB

Mitsubishi Mpv Expander
Trending di Otomatif
error: Matras News