MATRASNEWS, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar acara bertajuk Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah di Taman Ayodya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno itu menjadi ajang refleksi atas berbagai program yang telah dijalankan selama setahun terakhir.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan apresiasi mereka terhadap kinerja Pemprov. Program unggulan seperti Pemutihan Ijazah dinilai berhasil membantu siswa yang terkendala biaya untuk mendapatkan dokumen kelulusan. Selain itu, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) juga disebut meringankan beban mahasiswa dalam menyelesaikan studi.
Dampak positif kebijakan juga dirasakan oleh para pencari kerja. Winona Nathania Mulya, seorang lulusan baru, mengaku sukses mendapatkan pekerjaan sebagai teaching assistant di Spark English setelah mengikuti job fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta.
“Job fair menjadi ‘mak comblang’ bagi pencari kerja, termasuk saya, hingga bisa memperoleh pekerjaan yang diimpikan,” ujar Winona. Ia berharap semakin banyak perusahaan membuka peluang bagi fresh graduate serta memperhatikan hak dan kewajiban karyawan.
Tak hanya warga, aparatur wilayah juga merasakan manfaat program penguatan kapasitas. Lurah Ancol, Bijakri Saud Maruli Manik, mengapresiasi kesempatan mengikuti Smart and Sustainable Jakarta Programme 2026 di Singapura. Menurutnya, program ini membuka wawasan untuk membangun Jakarta yang lebih cerdas dan berkelanjutan.
Sepanjang satu tahun kepemimpinan Pramono-Rano, Pemprov DKI Jakarta memfokuskan program pada penguatan layanan dasar, keberlanjutan pendidikan dan bantuan sosial, perluasan kerja, pengembangan transportasi, serta peningkatan tata kelola pemerintahan.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











