MatrasNews, Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Sosial (Dinsos) sedang melakukan proses verifikasi dan validasi data calon penerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Proses ini mengungkap adanya data warga yang sudah meninggal dunia masih tercantum dalam daftar penerima bantuan.
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robet TP Siagian, mengonfirmasi temuan tersebut. Ia menegaskan bahwa verifikasi ini justru dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Memang sedang kita verifikasi. Jadi jangan sampai nanti yang menerima ada yang sudah meninggal, sudah pindah, atau mungkin sudah tidak layak karena ekonominya membaik,” ujar Robet pada, Senin 27 Oktober 2025.

Dari jumlah itu, sebanyak 92.607 data ditugaskan untuk diverifikasi oleh Pemkot Bekasi. Hingga laporan terakhir, lebih dari 33.000 data telah selesai diverifikasi.
Proses verifikasi lapangan dilakukan oleh pendamping sosial dari Kemensos, seperti Pendamping PKH, TKSK, dan PSM, yang dibantu operator di tingkat kelurahan.
“Nanti, hasil verifikasi ini akan dilaporkan kembali ke sistem pusat. Data akhir yang akurat nantinya akan menjadi dasar penyaluran BLTS Kesra melalui bank Himbara dan POS,” jelas Robet kepada matrasnews.com
Ia menambahkan, data yang sudah dikoreksi seperti warga yang meninggal tidak dapat dialihkan begitu saja kepada orang lain. Mekanisme pencairan bantuan pun mensyaratkan penerima yang masih hidup untuk mengambilnya langsung ke bank.
Proses verifikasi yang berlangsung dari 11 hingga 28 ini diharapkan memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan masih layak.
Cek Berita yang lain di Google News












