MATRASNEWS, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak warga memperkuat gerakan pengelolaan sampah melalui Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026. Program ini mengapresiasi individu yang konsisten memilah, mengolah, dan mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
Pendaftaran berlangsung pada 12–25 Oktober 2026 melalui situs jakarta.go.id/pilaholahsampahheroes. Warga dapat mendaftarkan aksi sendiri atau merekomendasikan penggerak lingkungan di sekitarnya tanpa biaya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi, menilai partisipasi masyarakat menjadi kunci perubahan perilaku pengelolaan sampah.
“Perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama,” ujar Marulina di Jakarta.
Dua Kategori Peserta
Pemprov DKI membuka dua kategori dalam program ini. Kategori pertama mencakup sosok penggerak yang aktif mengolah sampah sekaligus mengajak keluarga dan masyarakat melakukan hal serupa.
Kategori kedua menyasar influencer atau key opinion leader (KOL) yang konsisten mengedukasi masyarakat melalui media sosial.
Peserta harus menunjukkan aksi nyata, bukan sekadar memilah sampah. Mereka perlu menjalankan sedikitnya satu metode pengolahan, seperti membuat kompos, membudidayakan maggot, memproduksi eco enzyme, mendaur ulang sampah, atau menggunakan biodigester.
Dampak Lingkungan Jadi Penilaian Penting
Program ini juga mendorong peserta memperluas dampak gerakan mereka. Contohnya, membentuk kelompok pengelola sampah, mengembangkan bank sampah, mengedukasi warga, dan mengurangi timbulan sampah di lingkungan sekitar.
Pendekatan tersebut menempatkan keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dari pengelolaan sampah. Kebiasaan individu diharapkan berkembang menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan.
Syarat dan Cara Mendaftar
Lomba ini terbuka bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta atau berdomisili di Jakarta dengan surat keterangan domisili. Lokasi kegiatan yang didaftarkan juga harus berada di wilayah DKI Jakarta.
Calon peserta dapat mengunjungi situs resmi, mengisi formulir, lalu mengirimkan informasi mengenai aksi pemilahan dan pengolahan sampah sesuai kategori. Pendaftaran berakhir pada 25 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.
Pemprov DKI menyediakan hadiah uang tunai dan hadiah menarik lainnya sebagai bentuk apresiasi. Peserta juga menyetujui penggunaan informasi kegiatan yang didaftarkan untuk keperluan publikasi pemerintah daerah.
Marulina mengajak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kontribusi nyata sekaligus menginspirasi masyarakat lainnya. Melalui gerakan ini, Pemprov DKI berharap kebiasaan memilah dan mengolah sampah tumbuh dari rumah, sekolah, kantor, hingga lingkungan permukiman.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.