MATRASNEWS, BEKASI – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi memperkuat konsolidasi organisasi dan pelayanan masyarakat untuk menghadapi Pemilu 2029. Agenda ini mengemuka dalam pengukuhan pengurus, orientasi politik, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) pada Sabtu (24/10/2026).
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, menegaskan bahwa partainya ingin tumbuh bersama masyarakat melalui program kepedulian sosial. PKB juga menargetkan peningkatan kursi DPRD Kota Bekasi hingga berpeluang menduduki posisi wakil ketua dewan.
Bidik Peningkatan Kursi DPRD
Huda menyebut capaian Pemilu 2024 menjadi modal untuk memperkuat strategi politik berikutnya. PKB Kota Bekasi berhasil meningkatkan perolehan kursi dari satu menjadi lima.
Melalui Muskercab, pengurus akan menyusun peta jalan pemenangan Pemilu 2029. Pembahasan mencakup target kursi, strategi pencapaian, serta terobosan untuk memperluas dukungan pemilih.
“Yang pasti, kami ingin terus bertumbuh bersama warga Kota Bekasi. Salah satu jalan yang kami tempuh adalah agenda kepedulian dan pelayanan,” ujar Huda.
Perluas Program Pelayanan Warga
Huda meminta pengurus melanjutkan dan memperluas lima agenda pelayanan masyarakat. Program tersebut mencakup layanan tanggap darurat selama 24 jam dan bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Menurut Huda, program bedah rumah telah membantu memperbaiki sekitar 800 rumah pada tahun sebelumnya. PKB juga menargetkan perbaikan sekitar 1.500 rumah pada 2027.
Untuk mendukung program tersebut, pengurus mengandalkan iuran internal sekaligus mengupayakan akses terhadap program pemerintah di tingkat provinsi dan pusat.
Langkah ini menunjukkan bahwa PKB ingin memperkuat basis politik melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga. Namun, keberlanjutan program tetap membutuhkan pendanaan yang jelas dan pelaksanaan yang terukur.
Bidik Pemilih Muda
Huda juga menekankan pentingnya mendekati generasi milenial dan Generasi Z. Kedua kelompok tersebut menjadi sasaran strategis partai dalam menghadapi perubahan komposisi pemilih pada Pemilu 2029.
Menurut dia, PKB perlu membuka ruang lebih luas bagi aspirasi anak muda. Strategi itu harus berjalan seiring dengan penguatan struktur partai hingga tingkat kelurahan.
Huda mendorong pengurus menyelesaikan konsolidasi dan pembentukan ranting hingga akhir 2026. Struktur tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat melalui perwakilan lingkungan, termasuk tingkat rukun tetangga (RT).
Konsolidasi Jadi Kunci
Pengukuhan pengurus dan orientasi politik menjadi tahap awal untuk menyatukan langkah organisasi. Selanjutnya, Muskercab akan membahas target serta strategi pemenangan secara lebih terperinci.
Tantangan PKB Kota Bekasi bukan sekadar menambah jumlah kursi. Partai juga perlu menjaga konsistensi pelayanan sosial, memperluas keterlibatan generasi muda, dan membangun jaringan organisasi yang dekat dengan warga.
Dengan modal lima kursi hasil Pemilu 2024, PKB berupaya meningkatkan daya saing politik menuju 2029. Keberhasilan target tersebut akan bergantung pada efektivitas konsolidasi dan kemampuan partai menjawab kebutuhan masyarakat.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.