Menu

Mode Gelap
Motor Trail Listrik Talaria Komodo Paling Buas Resmi Meluncur Perempuan Cakap Digital Kunci Penguatan Ekonomi dan Perlindungan Anak Kemendagri Tegaskan Kolaborasi Lintas Daerah Kunci Atasi Kompleksitas Persoalan Sampah Timnas Indonesia Masuk Grup A Bersama Juara Bertahan Vietnam di ASEAN Hyundai Cup 2026 Akademisi Sebagai Brains of Our Country dalam Pembangunan Nasional Tingkatkan PAD, Kecamatan Bekasi Selatan Sisir Reklame

Info Akademia

Disdik Beri Penjelasan Siswi SD di Bantargebang Tidak Diterima di SMP Negeri Kota Bekasi


					Disdik Beri Penjelasan Siswi SD di Bantargebang Tidak Diterima di SMP Negeri Kota Bekasi Perbesar

MatrasNews, Bekasi – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi memberikan klarifikasi terkait viralnya video seorang siswi Sekolah Dasar (SD) asal Bantargebang yang mengungkapkan kekecewaannya karena tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di wilayah tersebut. Penjelasan resmi disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdik Kota Bekasi, Alexander, pada Minggu 6 Juli 2025.

Dalam video yang beredar, siswi bernama Keimita Ayuni Putri Aiman mengaku gagal masuk SMPN meski telah memenuhi persyaratan.

Namun, Alexander menegaskan bahwa Keimita merupakan warga Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, sehingga tidak memenuhi ketentuan Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Bekasi.

Majalah Matras scaled

Alexander menjelaskan, berdasarkan Keputusan Wali Kota Bekasi tentang Petunjuk Teknis SPMB, calon siswa dengan Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) luar daerah hanya bisa mendaftar melalui Jalur Mutasi (perpindahan tugas orang tua) atau daerah beririsan.

“Anak tersebut tidak mendaftar melalui jalur yang dimaksud, sehingga sistem secara otomatis menolaknya. Dia tidak memenuhi syarat domisili untuk diterima di SMPN di Kota Bekasi,” ujarnya.

Namun, Alexander menyebut bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyediakan beasiswa bagi siswa kurang mampu yang tidak lolos seleksi SMPN. “Bagi warga Kota Bekasi dari keluarga miskin yang tidak diterima di SMPN, kami sediakan beasiswa Rp250.000 per bulan untuk bersekolah di SMP swasta,” jelasnya.

Kepala SDN Sumur Batu I, tempat Keimita bersekolah, menyatakan bahwa seluruh proses SPMB telah dilaksanakan sesuai petunjuk teknis. Pihak sekolah juga telah bertemu dengan orang tua siswa untuk memberikan pemahaman terkait alur pendaftaran.

“Keluarga siswa ini memiliki KTP Kabupaten Bekasi, sehingga seharusnya mendaftar di wilayah kabupaten,” tegasnya.

Pemkot Bekasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) telah berkoordinasi dengan pihak Kabupaten Bekasi terkait pelaksanaan SPMB di wilayah tersebut.

Sementara Kepala Diskominfostantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, menyampaikan bahwa pendaftaran SPMB tingkat SMP jalur domisili di Kabupaten Bekasi masih dibuka hingga 8 Juli 2025. Pihaknya telah menghubungi keluarga Keimita untuk memberikan informasi pendaftaran di SMPN terdekat, yaitu SMPN 02 Setu.

“Kami sudah sampaikan informasi pendaftaran kepada yang bersangkutan beserta orang tuanya. Keputusan untuk mendaftar sepenuhnya ada di tangan keluarga,” ujar Yan Yan.

Dengan demikian, Disdik Kota Bekasi menegaskan bahwa penolakan terhadap Keimita didasarkan pada ketentuan domisili yang berlaku. Sementara, Kabupaten Bekasi membuka kesempatan bagi siswi tersebut untuk mendaftar di SMPN wilayah setempat.

Baca Lainnya

Pemerintah Perbanyak Masa Studi SMK 4 Tahun Tingkatkan Kesiapan Kerja Lulusan

15 Januari 2026 - 01:09 WIB

Pemerintah Perbanyak Masa Studi SMK 4 Tahun Tingkatkan Kesiapan Kerja Lulusan

Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Aneka Menu Spesial Sambut Tahun Baru 2026

14 Januari 2026 - 02:05 WIB

Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Aneka Menu Spesial Sambut Tahun Baru 2026

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Sekjen PGRI Berharap Gaji Guru Dinaikan

14 Januari 2026 - 01:51 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Sekjen PGRI Kota Bekasi Berharap Gaji Guru Dinaikan

Menilik Jurusan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jelang Pendaftaran SNBP 2026

14 Januari 2026 - 01:41 WIB

Menilik Jurusan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jelang Pendaftaran SNBP 2026

IFP Dukung Inovasi Guru di SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, Teknologi Perkuat Pembelajaran

13 Januari 2026 - 01:02 WIB

SMK Muhammadiyah 1 Pandaan
Trending di Info Akademia
error: Matras News
Majalah Matras