MATRASNEWS, BEKASI — Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Anim Imamuddin, S.E., M.M., menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan peta jalan strategis menuju kota mandiri. Komitmen tersebut disampaikan di sela-sela Kegiatan Senam Bersama Masyarakat di RW 09 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (23/8/2026).
Anim menyoroti sejumlah program prioritas yang mencakup penguatan ekonomi komunal, jaminan akses pendidikan tinggi, akselerasi pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta percepatan infrastruktur di sembilan titik utama.
”Target kita jelas: membangun kemandirian dari tingkat RW. Kami mendorong pembentukan koperasi berbadan hukum di setiap RW agar roda ekonomi berputar di lingkungan warga sendiri, sekaligus mempermudah transaksi harian seperti PBB, PDAM, dan listrik,” ujar Anim.
Di sektor pendidikan, Anim memastikan akan mengawal keberlanjutan program bantuan pendidikan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan studi hingga jenjang perguruan tinggi. Sejauh ini, kolaborasi program KIP/PIP telah mengantarkan 17 mahasiswa asal wilayah tersebut meraih gelar sarjana.
Selain ekonomi dan pendidikan, isu pengelolaan lingkungan menjadi salah satu fokus utama. Anim mengapresiasi pencapaian RW 09 Jatisari yang berhasil mengolah 3,5 ton sampah harian hingga menyisakan 1,5 ton residu. Ia menilai sistem pengolahan sampah mandiri berbasis teknologi dan komunitas di wilayah tersebut layak menjadi percontohan skala kota.
”Pengelolaan sampah di RW 09 ini sangat layak menjadi percontohan. Kami di legislatif siap mengawal blueprint pengajuannya ke Dinas Lingkungan Hidup agar mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua RW 09 Kelurahan Jatisari, Udi Maulidi, menyampaikan apresiasi atas pengawalan aspirasi yang dilakukan oleh anggota legislatif tersebut. Menurutnya, hasil reses yang dijalankan memberikan dampak nyata terhadap kualitas lingkungan dan kemandirian warga setempat.











Komentar ditutup.