Menu

Mode Gelap
Indonesia Diprediksi Bertahan di Status Emerging Market MSCI Water For Timor Dekatkan Akses Air Bersih Untuk Masyarakat Timor Tengah Selatan   Dialog Kunci Demokrasi, Qodari Sesalkan Insiden di UGM Ketua Karang Taruna Aren Jaya Dukung Darkam Suryadi Aliansi Bocah Bekasi Ingin Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna Adira Expo di Bogor, Solusi Keuangan Keluarga Saat Liburan

News

DPRD Kota Bekasi Dariyanto Dorong Pembangunan Double Drain Atasi Banjir di Margahayu

badge-check


					FOTO: Anggota DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, menyerap aspirasi warga RW 19 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur Perbesar

FOTO: Anggota DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, menyerap aspirasi warga RW 19 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur

MATRASNEWS, BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, menyerap aspirasi warga RW 19 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, terkait persoalan banjir yang masih melanda kawasan tersebut, Minggu (15/2/2026).

Dalam resesnya, Dariyanto mengungkapkan rencana pembangunan saluran ganda atau double drain untuk mengatasi luapan air di wilayah RW 14 hingga RW 20.

“Masalah banjir ini masih menjadi pokok persoalan. Kami tengah mencari solusi, terutama di RW 14 sampai RW 20. Rencananya, untuk RW 14 hingga 18 kami akan buat double drain menambah saluran baru di samping saluran yang sudah ada. Harapannya, jalur air dari wilayah barat dan timur bisa lebih lancar,” ujar Dariyanto di sela-sela pertemuan.

Politisi Partai Golkar tersebut menargetkan pembangunan double drain masuk dalam anggaran perubahan 2026 karena dinilai mendesak. “Kami usahakan di perubahan tahun ini. Kalau tidak memungkinkan, paling lambat 2027,” tambahnya.

Selain banjir, warga juga menyoroti infrastruktur jalan dan saluran yang belum tuntas. “Pekerjaan yang sudah ada mohon segera dilanjutkan, terutama yang masih terbengkalai,” kata Dariyanto menirukan keluhan warga.

Dariyanto mengapresiasi respons cepat surutnya banjir di beberapa titik, namun mengingatkan dampak bergeser ke wilayah lain seperti Aren Jaya. Ia mendorong optimalisasi fungsi kolam retensi (folder) dengan pengerukan rutin serta pemanfaatan teknologi, seperti sistem deteksi dini berbasis AI. “Jangan hanya bangun, tapi juga rawat. Saat hujan, folder harus siap menampung debit air. Sekarang era AI, kita bisa deteksi dini ketinggian air,” tegasnya.

Warga berharap solusi konkret segera direalisasikan agar banjir tidak lagi mengganggu aktivitas mereka.

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

 

Baca Lainnya

Water For Timor Dekatkan Akses Air Bersih Untuk Masyarakat Timor Tengah Selatan  

18 Juni 2026 - 00:41 WIB

Dialog Kunci Demokrasi, Qodari Sesalkan Insiden di UGM

18 Juni 2026 - 00:28 WIB

Ketua Karang Taruna Aren Jaya Dukung Darkam Suryadi

18 Juni 2026 - 00:04 WIB

Ketua Karang Taruna Aren Jaya Dukung Darkam Suryadi

Aliansi Bocah Bekasi Ingin Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna

18 Juni 2026 - 00:01 WIB

Aliansi Bocah Bekasi Ingin Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna

Kota Bekasi Menuju Predikat Kota HAM, Harris Bobihoe Siapkan Langkah Konkret

17 Juni 2026 - 20:38 WIB

Trending di News