Menu

Mode Gelap
Matras News dan Pullman Jakarta Central Park Perkuat Sinergi Media Jakarta Gaungkan SDGs Lewat Museum, Target 2030 Makin Dekat Pertamina Patra Niaga Kerek Turun Harga Bright Gas, Insentif Konsumen di Tengah Dinamika Pasar Stasiun Pengisian Daya BRT Bandung Mulai Dibangun, Hibah dari Korsel Krisis Lahan TPU Jatisari Kian Kritis, Dinas Perkimtan Kota Bekasi Siapkan Strategi Darurat Kejari Kota Bekasi Tahan Kabid Pasar Tersangka Pungli MCK Bantargebang

News

Gubernur DKI Minta Dinas Terkait Hingga Lurah Cek Jalan Berlubang

badge-check

FOTO: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Perbesar

FOTO: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

MATRASNEWS, JAKARTA – Insiden tragis kembali terjadi akibat jalan rusak di Ibu Kota. Seorang pelajar meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motornya akibat jalan berlubang di Ruas Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026) pagi. Korban yang sedang dalam perjalanan ke sekolah itu dinyatakan tutup usia di tempat kejadian.

Insiden ini menyoroti kembali buruknya kondisi sejumlah ruas jalan di Jakarta yang rusak parah pasca intensitas hujan rutin belakangan ini. Lubang-lubang yang muncul dikeluhkan warga sebagai ancaman keselamatan, khususnya bagi pengendara motor.

Merespons kejadian tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan penyesalan dan melakukan introspeksi. Dalam pernyataannya di Jakarta. Pramono menegaskan bahwa ini adalah kesalahan kolektif.

“Menurut saya, ini kesalahan kita semuanya. Dalam hal yang seperti ini, koordinasi kita juga harus ada,” ujar Pramono Anung.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan, hingga tingkat kelurahan, untuk lebih proaktif. “Kewilayahan yang seperti ini juga proaktif melakukan koordinasi dengan Dinas Binamarga. Kalau perlu sampai dengan tingkat lurah, diberikan tugas untuk melakukan pengecekan mana jalan-jalan yang berlubang,” tegasnya.

Gubernur memerintahkan penanganan segera, baik bersifat permanen maupun temporer. “Kemudian dilakukan, kalau belum bisa yang permanen, ya temporer dulu,” imbuhnya.

Pramono juga meminta Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan darurat jalan berlubang segera diselesaikan. Tujuannya, agar tidak ada lagi polemik dan saling menyalahkan di kemudian hari.

“Supaya kita tidak lagi mengulangi hal-hal kemudian melempar siapa yang salah, siapa yang benar. Menurut saya, ini kesalahan kita semuanya,” pungkas Gubernur.

Insiden di Matraman Raya ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi pemprov DKI untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan dan membenahi sistem pelaporan serta perbaikan kerusakan, demi mencegah korban jiwa serupa terulang kembali.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Kerek Turun Harga Bright Gas, Insentif Konsumen di Tengah Dinamika Pasar

16 Juli 2026 - 01:02 WIB

Stasiun Pengisian Daya BRT Bandung Mulai Dibangun, Hibah dari Korsel

16 Juli 2026 - 00:59 WIB

Krisis Lahan TPU Jatisari Kian Kritis, Dinas Perkimtan Kota Bekasi Siapkan Strategi Darurat

16 Juli 2026 - 00:47 WIB

Kejari Kota Bekasi Tahan Kabid Pasar Tersangka Pungli MCK Bantargebang

15 Juli 2026 - 18:20 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat PEKA, Ahli Waris Dibekali Jiwa Wirausaha

15 Juli 2026 - 02:00 WIB

Trending di News