Menu

Mode Gelap
Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026 Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang Swiss-Belresidences Kalibata Rilis Promo Lebaran Rayakan Idul Fitri Bersama BWH Hotels Indonesia

News

Gubernur DKI Minta Dinas Terkait Hingga Lurah Cek Jalan Berlubang

badge-check


					FOTO: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Perbesar

FOTO: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

MATRASNEWS, JAKARTA – Insiden tragis kembali terjadi akibat jalan rusak di Ibu Kota. Seorang pelajar meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motornya akibat jalan berlubang di Ruas Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026) pagi. Korban yang sedang dalam perjalanan ke sekolah itu dinyatakan tutup usia di tempat kejadian.

Insiden ini menyoroti kembali buruknya kondisi sejumlah ruas jalan di Jakarta yang rusak parah pasca intensitas hujan rutin belakangan ini. Lubang-lubang yang muncul dikeluhkan warga sebagai ancaman keselamatan, khususnya bagi pengendara motor.

Merespons kejadian tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan penyesalan dan melakukan introspeksi. Dalam pernyataannya di Jakarta. Pramono menegaskan bahwa ini adalah kesalahan kolektif.

“Menurut saya, ini kesalahan kita semuanya. Dalam hal yang seperti ini, koordinasi kita juga harus ada,” ujar Pramono Anung.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan, hingga tingkat kelurahan, untuk lebih proaktif. “Kewilayahan yang seperti ini juga proaktif melakukan koordinasi dengan Dinas Binamarga. Kalau perlu sampai dengan tingkat lurah, diberikan tugas untuk melakukan pengecekan mana jalan-jalan yang berlubang,” tegasnya.

Gubernur memerintahkan penanganan segera, baik bersifat permanen maupun temporer. “Kemudian dilakukan, kalau belum bisa yang permanen, ya temporer dulu,” imbuhnya.

Pramono juga meminta Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan darurat jalan berlubang segera diselesaikan. Tujuannya, agar tidak ada lagi polemik dan saling menyalahkan di kemudian hari.

“Supaya kita tidak lagi mengulangi hal-hal kemudian melempar siapa yang salah, siapa yang benar. Menurut saya, ini kesalahan kita semuanya,” pungkas Gubernur.

Insiden di Matraman Raya ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi pemprov DKI untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan dan membenahi sistem pelaporan serta perbaikan kerusakan, demi mencegah korban jiwa serupa terulang kembali.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Baca Lainnya

Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman

10 Maret 2026 - 03:03 WIB

Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman

Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri

10 Maret 2026 - 02:29 WIB

Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri

Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang

10 Maret 2026 - 01:51 WIB

Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin
Trending di News