MATRASNEWS, BEKASI – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjenguk puluhan korban tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4). Dedi didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Direktur Utama RSUD dr. Niken.
Dalam kunjungannya, Dedi memastikan penanganan medis korban berjalan optimal. Pemprov Jabar langsung mengucurkan stimulus Rp20 miliar untuk rumah sakit guna menyempurnakan fasilitas dan menutup kekurangan biaya perawatan.
“Rp20 miliar itu bisa mengkompensasi biaya pasien yang kurang mampu,” ujar Dedi.
Selain itu, santunan diberikan langsung kepada korban. Pasien yang masih dirawat mendapat Rp10 juta per orang, sementara ahli waris korban meninggal menerima Rp50 juta per orang.
Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, dr. Niken, melaporkan dari 54 korban yang ditangani, empat orang meninggal. Saat ini 22 pasien masih dirawat, tiga di antaranya di ICU.











