Analis RJO Futures, John Caruso, mengungkapkan bahwa saat ini pasar tengah mencermati berbagai indikasi perlambatan signifikan di sektor tenaga kerja, tingginya biaya energi, serta sikap bank sentral Amerika Serikat yang tidak lagi akomodatif.
“Kami melihat tanda-tanda perlambatan tenaga kerja yang signifikan, biaya energi tinggi, kebijakan bank sentral AS yang tidak lagi akomodatif, serta ketidakpastian berkepanjangan terkait operasi perang di Timur Tengah,” ujarnya seperti dikutip The Wall Street Journal.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











