Menu

Mode Gelap
Sambut Ramadan, Citadines Antasari Jakarta Hadirkan “Aladdin” Morrissey Hotel Jakarta Luncurkan Rangkaian Promo Eksklusif Sambut Imlek, Valentine, hingga Ramadan Māua Kapal Kecil dan Villa Riahi Resort Mewah Terbaru Swiss-Belhotel International di Batam Run Fam & Splash Imlek Festival 2026 di WaterBoom Lippo Cikarang TMG Hotel Tebet Perkenalkan Destinasi Buka Puasa Baru di Selatan Jakarta Pengusaha Bali Ajik Krisna dan Raffi Ahmad Garap Destinasi Wisata Rp30 Miliar di Buleleng

News

 Isu Disemprot DPR Saat Rapat, Ini Kata Menpar 

badge-check


					 Isu Disemprot DPR Saat Rapat, Ini Kata Menpar  Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengklarifikasi kejadian yang sempat viral tentang sentilan anggota DPR saat rapat dengan Komisi VII beberapa hari lalu. Menurut Menpar, sentilan yang diutarakan Ketua Komisi VII, Saleh Partaonan Daulay tersebut tidak hanya ditujukkan ke dirinya.

Isu tersebut berawal dari ujaran Ketua Komisi VII DPR yang meminta penjelasan soal laporan berbagai penghargaan-penghargaan yang diterima Kemenpar di awal tahun ini.

“Kementerian Pariwisata dapat penghargaan bagus untuk apa namanya sebagai bagian dari menunjukkan kerja bagus, tapi rakyatnya dapat apa? Ini ada 154 penghargaan. Saya ingin ini dijelaskan satu persatu jenisnya apa saja penghargaan ini dan dampaknya apa untuk rakyat Indonesia,” ucapnya dalam raker yang disiarkan daring pada Rabu, 21 Januari 2026.

Saleh Daulay kemudian menyebut jawaban atas pertanyaannya tidak boleh disampaikan secara tertulis dan perlu dibahas dalam forum rapat. Ia pun mengingatkan pentingnya rapat sebagai bagian dari tugas konstitusional.

Untuk mengklarifikasi, Kemenpar dan Menpar Widiyanti membagikan rekaman video resmi yang pada Jumat, 23 Januari 2026. Widiyanti meluruskan berita yang menyebutkan bahwa dia kena semprot anggota DPR karena menolak mengikuti rapat bersama Komisi VII DPR.

“Ini yang harus saya luruskan. Tidak ada soal saya menolak rapat. Kami rapat itu diundang DPR sebagai mitra Komisi VII, jadi tidak ada soal saya menolak rapat,” terangnya.

Menpar mengatakan, dia telah meluangkan waktu untuk membahas berbagai masalah di sektor pariwisata dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI dan menyatakan siap untuk mengikuti rapat sampai malam hari. Dia menyayangkan berita beberapa media massa yang menimbulkan kesalahpahaman publik berkenaan dengan hal tersebut.

“Banyak media yang menulis itu, tapi mereka tidak hadir di sana dan tidak paham konteksnya. Yang terjadi adalah karena pembahasan sangat banyak, jadi pimpinan akhirnya membagi dua rapat dan akan meneruskannya kembali di minggu depan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pernyataan Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Daulay mengenai rapat tidak hanya ditujukan kepada dirinya, tetapi kepada semua peserta rapat kerja.

“Jadi kenapa beritanya seolah-olah saya yang kena semprot? Agak lucu ya? Sekali lagi, kami dan Komisi VII adalah mitra dan saling menghormati dan kami baik-baik saja,” jelasnya.

“Penjelasan ini saya sampaikan supaya opini yang berkembang tidak menjadi liar dan dianggap sebagai kebenaran,” pungkas Menpar Widiyanti.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Pengusaha Bali Ajik Krisna dan Raffi Ahmad Garap Destinasi Wisata Rp30 Miliar di Buleleng

10 Februari 2026 - 00:18 WIB

Pengusaha Bali Ajik Krisna dan Raffi Ahmad Garap Destinasi Wisata Rp30 Miliar di Buleleng

Ikut Aksi Bersih Sampah Laut di Bali, Menpar Tegaskan Kebersihan Laut Kunci Daya Saing Pariwisata Indonesia

10 Februari 2026 - 00:15 WIB

Ikut Aksi Bersih Sampah Laut di Bali, Menpar Tegaskan Kebersihan Laut Kunci Daya Saing Pariwisata Indonesia

Perkuat Tata Kelola Hutan dan Kepercayaan Global, Indonesia dan Inggris Luncurkan MFP Fase 5

10 Februari 2026 - 00:05 WIB

Perkuat Tata Kelola Hutan dan Kepercayaan Global, Indonesia dan Inggris Luncurkan MFP Fase 5

Gubernur DKI dan Ketum PMI Turun Langsung Bersih-bersih di Cipinang Melayu

9 Februari 2026 - 14:59 WIB

Screenshot 20260209 142958 copy 1080x691

Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah

7 Februari 2026 - 01:47 WIB

Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah
Trending di News
error: Matras News