MATRASNEWS, JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengklarifikasi kejadian yang sempat viral tentang sentilan anggota DPR saat rapat dengan Komisi VII beberapa hari lalu. Menurut Menpar, sentilan yang diutarakan Ketua Komisi VII, Saleh Partaonan Daulay tersebut tidak hanya ditujukkan ke dirinya.
Isu tersebut berawal dari ujaran Ketua Komisi VII DPR yang meminta penjelasan soal laporan berbagai penghargaan-penghargaan yang diterima Kemenpar di awal tahun ini.
“Kementerian Pariwisata dapat penghargaan bagus untuk apa namanya sebagai bagian dari menunjukkan kerja bagus, tapi rakyatnya dapat apa? Ini ada 154 penghargaan. Saya ingin ini dijelaskan satu persatu jenisnya apa saja penghargaan ini dan dampaknya apa untuk rakyat Indonesia,” ucapnya dalam raker yang disiarkan daring pada Rabu, 21 Januari 2026.
Saleh Daulay kemudian menyebut jawaban atas pertanyaannya tidak boleh disampaikan secara tertulis dan perlu dibahas dalam forum rapat. Ia pun mengingatkan pentingnya rapat sebagai bagian dari tugas konstitusional.
Untuk mengklarifikasi, Kemenpar dan Menpar Widiyanti membagikan rekaman video resmi yang pada Jumat, 23 Januari 2026. Widiyanti meluruskan berita yang menyebutkan bahwa dia kena semprot anggota DPR karena menolak mengikuti rapat bersama Komisi VII DPR.
“Ini yang harus saya luruskan. Tidak ada soal saya menolak rapat. Kami rapat itu diundang DPR sebagai mitra Komisi VII, jadi tidak ada soal saya menolak rapat,” terangnya.
Menpar mengatakan, dia telah meluangkan waktu untuk membahas berbagai masalah di sektor pariwisata dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI dan menyatakan siap untuk mengikuti rapat sampai malam hari. Dia menyayangkan berita beberapa media massa yang menimbulkan kesalahpahaman publik berkenaan dengan hal tersebut.
“Banyak media yang menulis itu, tapi mereka tidak hadir di sana dan tidak paham konteksnya. Yang terjadi adalah karena pembahasan sangat banyak, jadi pimpinan akhirnya membagi dua rapat dan akan meneruskannya kembali di minggu depan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pernyataan Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Daulay mengenai rapat tidak hanya ditujukan kepada dirinya, tetapi kepada semua peserta rapat kerja.
“Jadi kenapa beritanya seolah-olah saya yang kena semprot? Agak lucu ya? Sekali lagi, kami dan Komisi VII adalah mitra dan saling menghormati dan kami baik-baik saja,” jelasnya.
“Penjelasan ini saya sampaikan supaya opini yang berkembang tidak menjadi liar dan dianggap sebagai kebenaran,” pungkas Menpar Widiyanti.
Cek Berita lain di Google News











